Kapolres Gianyar menggelar kegiatan sambang ke SMA Negeri 1 Gianyar Rabu (7/10). (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Kapolres Gianyar AKBP James I.S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., menggelar kegiatan sambang ke SMA Negeri 1 Gianyar Rabu (7/10). Langkah ini dilakukan guna mempererat komunikasi dengan pihak sekolah sekaligus memberikan edukasi kepada para pelajar terkait kenakalan remaja, keselamatan berlalu lintas, bullying, hingga bahaya penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini diikuti 144 siswa kelas X dari empat kelas.

Dalam kunjungannya, Kapolres didampingi Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan, S.H., M.M., Kepala SMAN 1 Gianyar I Wayan Sudra Astra, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan SMAN 1 Gianyar yang berdiri sejak 1964 ini telah mencetak banyak alumni sukses, termasuk yang mengabdikan diri di instansi Polri.

Baca juga:  Selama Bulan Ramadan, Siswa di Badung Tetap Terima Makan Bergizi Gratis

AKBP James menyuntikkan motivasi agar generasi muda berani bermimpi dan bekerja keras mewujudkannya. Ia menekankan bahwa masa depan dibentuk oleh proses, kedisiplinan, serta usaha sejak dini.

Bagi siswa yang berminat menjadi anggota Polri, Kapolres mengingatkan pentingnya persiapan matang dari segi akademik, kesehatan, jasmani, maupun mental. “Dalam proses penerimaan anggota Polri ada istilah lulus dan lolos. Jadi, ketika adik-adik dinyatakan lulus dalam satu tahapan, jangan langsung merasa sudah pasti diterima karena masih ada standar lain yang harus dipenuhi,” ujar AKBP James.

Kapolres juga mengimbau para siswa untuk menjauhi berbagai potensi kenakalan remaja, seperti membolos, bullying, tawuran, balap liar, miras, hingga penyalahgunaan narkoba dan media sosial secara negatif.

Baca juga:  Gelar Aksi Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik, Pemkab Badung Bersinergi dengan Kejati Bali

Terkait keselamatan di jalan raya, AKBP James memaparkan data kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Gianyar sepanjang Januari hingga September 2026, yakni sebanyak 1.163 kejadian dengan korban meninggal dunia 31 orang dan 1.258 orang luka-luka.

Siswa diimbau selalu menggunakan helm, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak menggunakan ponsel saat berkendara. “Lebih baik terlambat daripada kehilangan masa depan akibat kecelakaan. Jangan mempertaruhkan nyawa hanya karena ingin cepat sampai atau menunjukkan keberanian di jalan raya,” tegasnya.

Baca juga:  Polres Bangli Bongkar Jual Beli Bayi, Tiga Tersangka Ditahan

Menanggapi penanganan 29 kasus narkoba oleh Polres Gianyar pada periode Januari–September 2026, Kapolres mewanti-wanti agar siswa tidak sekali-kali menyentuh barang haram tersebut. Narkoba terbukti merusak kesehatan, hubungan keluarga, pendidikan, hingga masa depan.

“Pegang prinsip jangan mencoba, jangan menerima, jangan menyimpan. Kalau ada yang menawarkan, jangan takut untuk menolak. Jika mengetahui adanya penyalahgunaan, segera sampaikan kepada orang tua, guru, atau pihak berwenang,” ungkapnya.

AKBP James mengingatkan masyarakat dan pelajar untuk memanfaatkan Layanan Polisi 110 yang bebas pulsa dan aktif 24 jam apabila menemukan tindak kriminal, kecelakaan, maupun kejadian darurat. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN