Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Sebanyak 5.100 wajib pajak baru tercatat di Kabupaten Badung setelah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Badung melakukan pemutakhiran data. Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa menyebut penambahan tersebut menjadi salah satu gambaran meningkatnya aktivitas usaha dan geliat ekonomi di wilayah Gumi Keris.

Bupati Adi Arnawa mengatakan, penambahan ribuan wajib pajak tersebut merupakan hasil pembaruan data terhadap perkembangan aktivitas ekonomi yang berlangsung sepanjang tahun. Meningkatnya jumlah wajib pajak tidak hanya berkaitan dengan administrasi perpajakan. Kondisi tersebut juga mencerminkan semakin berkembangnya aktivitas usaha dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Badung. “Kalau kita melihat dari 5.100 sekian wajib pajak baru ini, kan menunjukkan bahwa geliat ekonomi kita ini tumbuh,” ujarnya, Jumat (2/10).

Baca juga:  Sempat Diuji di Pembangkit Pesanggaran, Mesin Hidrogen Pasok Jaringan Listrik Skala Besar Dioperasikan di Spanyol

Bupati Adi Arnawa menilai, pertumbuhan ekonomi perlu terus dijaga dengan memperkuat pembangunan infrastruktur. Menurutnya, infrastruktur memiliki peran penting dalam membangun ekosistem ekonomi yang saling terhubung, mulai dari sektor hulu hingga hilir.

Pembangunan infrastruktur yang semakin masif dinilai dapat membuka ruang lebih besar bagi pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta investasi. Ketika aktivitas investasi meningkat, peluang bertambahnya sumber pendapatan asli daerah (PAD) juga semakin terbuka.

Baca juga:  Enam Akomodasi Pariwisata Penunggak Pajak Terancam Sanksi Paksa

“Kalau semakin kita masif membangun infrastruktur, tentu ini bagian dari upaya kita untuk membangun ekosistem ekonomi dari hulu yang mengawal melalui infrastruktur. Tentu hilirnya semakin banyak tumbuh UMKM, semakin banyak orang berinvestasi,” jelasnya.

Ia menegaskan, peningkatan aktivitas ekonomi dan investasi di Badung diharapkan memberikan dampak yang lebih luas. Pemerintah tidak hanya mengejar peningkatan penerimaan daerah, tetapi juga mendorong terciptanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Baca juga:  Revitalisasi Pantai Kuta Digenjot

Pertumbuhan investasi dan usaha juga diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) masyarakat Badung. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi masyarakat diarahkan agar memberikan efek berantai terhadap kesejahteraan.

“Karena semakin banyak orang berinvestasi, pertama peluang peningkatan potensi pendapatan PAD kita akan semakin ada, peluang kesempatan kerja akan semakin ada,” tegasnya. (Parwata/balipost)

BAGIKAN