
AMLAPURA, BALIPOST.com – Sejumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Karangasem telah selesai dibangun. Hanya saja, koperasi-koperasi tersebut belum sepenuhnya beroperasi. Untuk itu, KDKMP didorong agar pengoperasian koperasi tersebut dapat dipercepat.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Karangasem, Tjokorda Surya Darma mengungkapkan, ada 15 KDKMP di Karangasem yang dibangun. “Dari jumlah itu, baru 10 koperasi yang proses pembangunannya sudah selesai 100 persen,” katanya.
Surya Darma mengatakan, pihaknya berharap koperasi yang sudah tuntas pembangunannya bisa segera dioperasikan. Terlebih lagi, bagi koperasi-koperasi yang susunan kepengurusannya sudah dibentuk.
“Kami kurang tahu kenapa koperasi tersebut belum beroperasi. Padahal, kami sudah bantu membentuk susunan kepengurusannya. Kami di Disperindag hanya berharap keberadaan koperasi ini segera beroperasi mengingat ini merupakan program strategis nasional (PSN),” harapnya.
Sementara itu, Sekda Karangasem, Sedana Merta menekankan pentingnya langkah yang terarah dan terpadu untuk mempercepat pengoperasionalan KDKMP, mulai dari kesiapan bangunan, pergudangan, hingga kelengkapan pendukung operasional lainnya.
Sedana Merta mengatakan, evaluasi juga dilakukan agar dukungan pemerintah daerah dapat tepat sasaran sesuai kebutuhan setiap wilayah. Maka dari itu, pihaknya mendorong agar mempercepat operasional KDKMP di Karangasem.
“Kami ingin KDKMP segera dioperasionalkan,” ujarnya saat Rapat Koordinasi Evaluasi Hasil Verifikasi dan Validasi serta Kebijakan atau Program Dukungan Daerah KDKMP, di Gedung Sabha Prakerti, kantor Bupati Karangasem, Senin (28/9).
Menurut Sedana Merta, keberadaan KDKMP diharapkan dapat melayani dan menggerakkan ekonomi warga desa. “Kami harap keberadaan KDKMP menjadi penguat ekonomi kerakyatan yang mandiri, membuka peluang usaha, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat Karangasem,” imbuhnya. (Eka Parananda/balipost)










