Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf. (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan regulasi dan skema simulasi terkait penyaluran bantuan sosial seperti program keluarga harapan (PKH) dan sejenisnya melalui Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih (KDMP) untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, dikutip dari Kantor Berita Antara, mengatakan mekanisme tersebut dirancang agar masyarakat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos, khususnya di kawasan pedesaan dapat mengambil hak secara lebih cepat dan mudah.

“Kami lagi simulasi dan mencoba regulasinya,” katanya.

Baca juga:  Percepatan Pembentukan KDKMP, Aster Kasdam Soroti Tantangannya

Saifullah menjelaskan bahwa sementara ini ada dua opsi skema yang sedang didalami pemerintah, yakni bank-bank Himbara membuka gerai agen perbankan di KDMP atau penyaluran ditransfer langsung ke rekening KDMP.

Kemensos mengkonfirmasi untuk tahap awal, simulasi akan dilakukan di beberapa koperasi yang telah siap dengan menerapkan opsi agen perbankan Himbara, seperti layanan BRILink atau Agen BNI di lokasi koperasi setempat.

Ketika ditanya apakah penyaluran bansos PKH sudah bisa dilaksanakan untuk periode triwulan ke-3 (Juli, Agustus, September), Mensos belum bisa memastikan, karena pemerintah saat ini masih mematangkan skema dan teknis penyaluran, sehingga pada periode ini penyaluran bansos masih secara transfer dari Himbara ke rekening KPM dan jasa PT Pos Indonesia.

Baca juga:  Tidak Baik untuk Melaspas, Berikut Ala Ayuning Dewasa 20 April 2026

Saifullah menegaskan bahwa terlepas dari itu masyarakat tidak perlu khawatir karena pemerintah akan mempertimbangkan sebesar-besarnya manfaat bagi KPM sesuai langkah kebijakan yang ditetapkan dalam grandesain perlindungan sosial yang akuntabel berbasis digital.

Ia mencontohkan bahwa pengurus KDMP tidak diberikan kewenangan untuk menentukan atau memverifikasi data penerima bansos karena sistem verifikasi berjalan otomatis sebagaimana sebelumnya yang bisa dipantau melalui aplikasi Cek Bansos Kementerian Sosial.

Baca juga:  Digitalisasi Bansos Mulai Diterapkan di Buleleng

“Intinya, kalau sudah ada koperasi desa yang sudah jalan kita akan mulai simulasi. Untuk sekarang bansos sudah salur, mulai 20 Juli lalu. Ya berjalan kan insya Allah satu bulan selesai lah, mudah-mudahan untuk 18 juta KPM lebih ya,” katanya. (kmb/balipost)

BAGIKAN