
MANGUPURA, BALIPOST.com – Kabel-kabel semrawut yang bergelantungan di sejumlah ruas jalan kawasan pariwisata Badung bakal ditata secara bertahap. Pemkab Badung tidak ingin penataan dilakukan sepotong-sepotong berdasarkan ruas jalan, tetapi menyasar kawasan secara menyeluruh agar hasilnya terlihat utuh dan berkesinambungan.
Kawasan Canggu dan Berawa menjadi dua wilayah yang disebut bakal mendapat penataan secara menyeluruh. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Badung memperbaiki estetika kawasan pariwisata sekaligus mendorong penataan infrastruktur yang lebih terpadu.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan, keberadaan kabel yang bergelantungan selama ini cukup mengganggu estetika, terutama di kawasan yang menjadi wajah pariwisata Badung. Karena itu, penurunan kabel menjadi salah satu bagian dari studi beautifikasi sejumlah ruas jalan di kawasan pariwisata.
Ia mengakui, telah memerintahkan Sekda Badung dan Kepala Dinas PUPR Badung untuk mengubah pola penataan. Menurutnya, pekerjaan tidak seharusnya hanya berorientasi pada satu ruas jalan karena berpotensi membuat hasil penataan tidak berkesinambungan.
“Jangan hanya per ruas jalan, tetapi kawasan. Misalnya, Canggu, ya harus dirampungkan. Begitu juga kalau di Berawa, ya harus diselesaikan. Biar jelas, biar kelihatan hasilnya,” tegasnya.
Penataan kabel nantinya akan diselaraskan dengan pembangunan maupun perbaikan trotoar dan pedestrian. Trotoar yang baru dibangun dapat sekaligus dimanfaatkan untuk pemasangan utilitas, sehingga kabel yang selama ini berada di atas dapat diturunkan dan ditata lebih rapi.
Skema tersebut membuat penataan utilitas tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari pembenahan kawasan secara keseluruhan. Pemkab Badung juga menyadari penurunan kabel tidak dapat dilakukan sekaligus karena harus menyesuaikan dengan proses pembangunan infrastruktur di lapangan.
“Program tersebut akan berjalan bertahap menyesuaikan proses penataan infrastruktur di lapangan. Kami memastikan arah kebijakan penataan kawasan terus dilakukan, termasuk beautifikasi ruas jalan,” tegasnya.
Penataan terpadu tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki tampilan jalan, tetapi juga menciptakan kawasan yang lebih nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan. Pembenahan pedestrian, utilitas, dan ruas jalan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi infrastruktur yang ada.
Pemkab Badung menargetkan penataan kawasan dapat mengikis kesan kurang tertatanya lingkungan di sejumlah kawasan pariwisata. Beautifikasi jalan menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperkuat tampilan kawasan sekaligus menjaga citra Badung sebagai daerah tujuan wisata.
Dengan konsep penataan berbasis kawasan, hasil pekerjaan diharapkan lebih konsisten dan tidak berhenti pada satu titik. Canggu dan Berawa menjadi contoh kawasan yang diarahkan untuk mendapatkan penanganan secara menyeluruh.
“Image kita sebagai daerah pariwisata yang dianggap kurang memperhatikan lingkungan itu bisa kita minimize, kalau bisa kita zero-kan. Secara prinsip, kami dari Pemerintah Kabupaten Badung mendorong beautifikasi terhadap ruas-ruas jalan kita,” tegasnya. (Parwata/balipost)










