
MANGUPURA, BALIPOST.com – Dugaan pembuangan limbah ke drainase di kawasan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, masih bergulir. Persoalan yang mencuat sejak awal Agustus 2026 tersebut kini mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat.
Kabarnya, Tim Kementerian Lingkungan Hidup (LH) belum lama ini turun ke lokasi untuk mengambil sampel air dari saluran drainase atau gorong-gorong yang sebelumnya dikeluhkan warga. Sampel tersebut kemudian dibawa untuk menjalani pengujian di laboratorium.
Pengujian itu menjadi penting untuk mengetahui kualitas dan kandungan air yang mengalir di saluran tersebut. Selain itu, pemeriksaan juga diharapkan dapat memastikan apakah air yang masuk ke drainase merupakan hasil pengolahan dari Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) atau justru berasal dari sumber lain. Hingga Selasa (6/10), hasil uji laboratorium tersebut belum diketahui. Pemerintah daerah masih menunggu hasil pemeriksaan dari Kementerian LH untuk mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, Ni Made Rai Warastuthi, membenarkan adanya tim Kementerian LH yang melakukan pengambilan sampel air di kawasan Pantai Berawa. “Sudah turun tim dari Kementerian LH. Ya, baru-baru ini mereka cek di sana. Kalau kami hanya fokus untuk beberapa TPS3R yang sempat dikeluhkan karena buang limbah ke aliran sungai. Jadi, kalau soal yang di Pantai Berawa sudah ditindaklanjuti pusat, tapi hasilnya belum tahu,” ujar Rai Warastuthi saat dikonfirmasi Selasa (6/10).
Keterlibatan Kementerian LH berkaitan dengan kewenangan pemerintah pusat terhadap perizinan maupun aktivitas sejumlah usaha yang berada di sekitar kawasan tersebut. Dokumen lingkungan dan sejumlah aturan teknis perusahaan di sekitar lokasi juga menjadi bagian yang berada dalam ranah pemerintah pusat.
Sementara itu, DLHK Badung tetap menjalankan fungsi pengawasan sesuai kewenangan pemerintah daerah, terutama dari sisi administratif. Pemkab Badung juga masih menunggu hasil pemeriksaan untuk menentukan langkah selanjutnya. Hasil uji laboratorium nantinya diharapkan mampu memberikan gambaran objektif mengenai kualitas air di drainase Pantai Berawa. Pemeriksaan tersebut sekaligus menjadi dasar untuk memastikan sumber serta karakteristik limbah yang sebelumnya menjadi keluhan masyarakat.
“Hasil pengujian nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kualitas air sekaligus memastikan sumber dan karakteristik limbah yang sempat menjadi keluhan di kawasan tersebut,” tegasnya.(Parwata/balipost)










