Petugas dari Forkopimcam Rendang membersihkan material galian C yang berserakan di jalur utama Rendang. (BP/istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Lalu lalang truk galian C di jalur utama Rendang dikeluhkan pengguna jalan. Hal itu akibat sejumlah oknum sopir masih ada yang tidak menutup material bawaannya. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

Salah seorang pengguna jalan, Eka Dipta mengeluhkan sejumlah oknum sopir truk karena tidak menutup material yang dibawanya. “Kondisi itu sangat mengganggu kenyamanan berkendara. Material pasir yang dibawa berterbangan ke jalan ketika ditiup angin dan berserakan di jalan raya. Itu sangat berpotensi untuk memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujar Dipta, Minggu (27/9).

Baca juga:  Piton dan Cobra Masuk Rumah Warga

Camat Rendang, I Gede Sastraadi Wiguna tak menampik adanya sopir truk yang tak menutup material bawaannya dengan terpal. “Ya, memang masih ada oknum sopir yang tak menutup material bawaannya,” ujarnya.

Bahkan, pihaknya bersama Forkopimcam Rendang sudah beberapa kali membersihkan material galian C berupa pasir, dan kerikil yang berserakan di jalur Rendang.

“Kondisi itu sangat mengganggu aktivitas pengendara. Bahkan, kondisi itu rentan memicu lakalantas karena banyak material berserakan di jalan raya. Terlebih lagi jalur Rendang sangat padat, khususnya dilalui anak-anak sekolah,” tegasnya.

Baca juga:  Tabrak Pohon, Pria Asal Malang Meninggal di Jalan Denpasar-Singaraja

Atas kondisi itu, Sastraadi Wiguna mengimbau atau mengingatkan kepada para sopir truk yang mengangkut atau membawa material galian C supaya menutup material bawaannya agar tidak lagi berserakan di jalan raya.

“Kami harap, para sopir truk agar sadar supaya menutup material bawaannya untuk mencegah hal-hal yang tidak diharapkan,” pinta Sastraadi Wiguna. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN