
BANGLI, BALIPOST.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli melarang seluruh aktivitas olahraga di atas rumput Alun-Alun Bangli. Larangan itu diberlakukan untuk menghindari kerusakan rumput yang semakin parah terlebih di musim kemarau seperti sekarang.
Kepala DLH Kabupaten Bangli, Putu Ganda Wijaya mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan beberapa sekolah yang sebelumnya kerap menggunakan area tersebut untuk kegiatan olahraga. “Kami tidak perbolehkan olahraga di atas rumput, kalau di jalur boleh,” ungkapnya, Rabu (16/9).
Selain olahraga pihaknya juga melarang area rumput di alun-alun digunakan sebagai tempat bermain. Ganda mengatakan pihaknya sebenarnya telah memasang leaflet di sejumlah titik di area rumput. Leaflet tersebut berisi larangan bermain sepak bola, bersepeda, menggunakan mobil-mobilan dan aktivitas sejenis yang dapat merusak rumput. Namun larangan tersebut belum sepenuhnya dipatuhi pengunjung. “Kalau untuk duduk-duduk boleh,” ujarnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, DLH akan meningkatkan pengawasan di lapangan dengan menggandeng Satpol PP. DLH memastikan upaya pemeliharaan dan penyiraman rumput terus dilakukan secara rutin untuk menjaga rumput tetap hijau.
Sementara itu berdasarkan pantauan rumput di Alun-alun Bangli tampak kering. Beberapa bagian juga terlihat gundul. (Dayu Swasrina/balipost)










