Sebuah bangunan gudang barang rongsokan semi permanen di Banjar Blahpane Kelod, Desa Sidan, Kecamatan Gianyar, ludes terbakar, Selasa (8/9) dini hari. (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Sebuah bangunan gudang barang rongsokan semi permanen di Banjar Blahpane Kelod, Desa Sidan, Kecamatan Gianyar, ludes terbakar, Selasa (8/9), dini hari sekitar pukul 00.30 WITA. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp30 juta. Pemilik gudang diketahui berinisial S.J. (53), seorang ibu rumah tangga asal Banjar Kesian, Desa Lebih, Gianyar.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api dengan cepat membesar dan membakar bangunan seluas kurang lebih 16 are beserta barang-barang rongsokan di dalamnya yang didominasi bahan mudah terbakar seperti kaleng dan plastik. Saksi yang melihat kejadian tersebut segera menghubungi pemilik gudang dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gianyar.

Baca juga:  Sejarah Baru, Perda Haluan Pembangunan Bali Masa Depan Ditetapkan

Personel Polsek Gianyar yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan lokasi serta berkoordinasi dengan tim pemadam.

Sebanyak enam unit mobil Damkar Gianyar Induk dikerahkan ke lokasi sekitar pukul 01.28 WITA. Setelah berupaya keras melokalisasi kobaran api, petugas akhirnya berhasil memadamkan kebakaran secara total pada pukul 02.20 WITA.

Kapolsek Gianyar, Kompol Made Adi Suryawan, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya telah mengamankan TKP serta mengumpulkan keterangan para saksi. “Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Namun, dari informasi awal dan olah TKP sementara, dugaan kuat mengarah pada korsleting arus listrik. Hal ini masih perlu kami dalami lebih lanjut,” ujar Kompol Made Adi Suryawan.

Baca juga:  Kasus Investasi Opsi Biner, Doni Salmanan Divonis

Menyikapi kejadian ini, Kapolsek Gianyar mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha masing-masing. “Kami mengimbau warga untuk memastikan seluruh instalasi listrik dalam kondisi aman dan jauh dari benda-benda yang mudah terbakar guna mencegah kejadian serupa terulang,” pungkas Kompol Made Adi Suryawan. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN