Diduga korsleting listrik, Pom Mini di Desa Telaga terbakar.(BP/istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST. com – Pom mini BBM terbakar di Banjar Dinas Kumuda Loka, Desa Telaga, Kecamatan Busungbiu, Minggu (6/9) pagi. Peristiwa yang terjadi saat pemilik tidak berada di lokasi itu diduga dipicu korsleting listrik.

Pom mini tersebut milik I Made Artana (69). Saat kejadian sekitar pukul 07.30 Wita, Artana sedang menghadiri acara adat di rumah anaknya yang masih berada di Banjar Dinas Kumuda Loka. Jarak lokasi acara dengan rumah sekaligus tempat usaha korban sekitar satu kilometer.

Baca juga:  KM Barcelona 5 Terbakar, Enam Kapal Bantu Evakuasi Penumpang

Kebakaran diketahui warga yang melihat api berkobar dari pom mini. Warga kemudian berupaya melakukan pemadaman secara manual dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Sekitar pukul 07.45 Wita, adik korban, Ketut Suarken, menyampaikan kabar kebakaran tersebut kepada Artana. Korban yang saat itu masih mengikuti acara adat langsung kembali ke rumah.

Sesampainya di lokasi, Artana mendapati pom mini sudah terbakar dan berada di tengah jalan. Warga masih berupaya memadamkan api hingga akhirnya situasi dapat dikendalikan.

Baca juga:  Pelaku Pariwisata Rayakan Arak Bali Jadi WBTb

Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz mengatakan, dari keterangan awal korban, sebelum meninggalkan rumah, Artana lupa mencabut aliran listrik yang terhubung ke pom mini. Kondisi tersebut diduga menjadi pemicu kebakaran.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Petugas telah mengamankan TKP serta meminta keterangan korban dan saksi-saksi,” ujarnya.

Pom mini yang terbakar berukuran sekitar 2 x 1 meter dan saat kejadian berisi sekitar 15 liter BBM. Api tidak dilaporkan merembet ke bangunan di sekitar lokasi.

Baca juga:  Gedong Pengaruman di Pura Penataran Sasih Terbakar

Akibat kejadian tersebut, Artana mengalami kerugian material yang ditaksir sekitar Rp19,5 juta. Petugas masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kebakaran. (Yuda/balipost)

 

BAGIKAN