Para peserta retret tengah melakukan persiapan jelang seminggu berada di barak militer. (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Sebanyak 100 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Tabanan mengikuti retret dan pendidikan bela negara selama enam hari, 6-11 September 2026, di Rindam IX/Udayana. Kegiatan yang digagas Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya ini melibatkan ASN lintas jenjang, mulai dari eselon II hingga eselon IV, sebagai upaya memperkuat disiplin, sinergitas kerja, kebugaran, wawasan kebangsaan, dan semangat bela negara.

Hari pertama kegiatan, Minggu (6/9), diisi dengan kegiatan pengenalan lingkungan dan gladi sebagai persiapan sebelum pembukaan resmi yang dijadwalkan berlangsung Senin (7/9). Para peserta juga menjalani pemeriksaan kesehatan, pembagian barak dan tempat tidur, orientasi lapangan, serta menerima penjelasan mengenai tata tertib selama mengikuti pendidikan.

Baca juga:  Desa Adat Kedonganan Seleksi Calon Relawan Anti Narkoba 

Kepala BKPSDM Tabanan, I Nyoman Sastera Wibawa mengatakan, kegiatan tersebut diikuti 100 ASN pada angkatan pertama. Komposisi peserta dibuat beragam dengan melibatkan pejabat dari berbagai tingkatan, termasuk 10 pejabat eselon II. “Ini angkatan pertama sebanyak 100 orang. Tahun depan akan dilanjutkan lagi sebanyak 100 orang,” ujarnya.

Selama enam hari mengikuti pendidikan, peserta akan menjalani aktivitas sejak dini hari hingga malam. Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 04.00 WITA dan berakhir pukul 22.00 WITA, dengan materi dan aktivitas yang telah disiapkan para instruktur dari Rindam IX/Udayana.

Baca juga:  Setelah Divaksin, Masyarakat Tetap Harus Disiplin Prokes

Menurut Sastera Wibawa, pola kegiatan tersebut dirancang untuk membangun kedisiplinan sekaligus membentuk kekompakan antar peserta yang selama ini bekerja pada jenjang dan perangkat daerah berbeda. Selain mendapatkan pengalaman dan pembekalan bela negara, peserta yang menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan nantinya juga akan memperoleh sertifikat bela negara dari Rindam IX/Udayana.

Kegiatan ini merupakan gagasan Bupati Sanjaya sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya aparatur. Tidak hanya menyangkut kedisiplinan, retreat tersebut juga diarahkan untuk memperkuat sinergi dalam bekerja, menjaga kebugaran, serta meningkatkan wawasan kebangsaan dan semangat bela negara. Setelah angkatan pertama ini selesai, program serupa direncanakan kembali digelar tahun depan dengan peserta sebanyak 100 ASN. (Puspawati/balipost)

Baca juga:  Dari Penembak Guru SMA Tidak Ditahan hingga Kucing di Sesko TNI Ditembaki
BAGIKAN