Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution saat simakrama di Gedung Bali TV, Jalan Kebo Iwa, Denpasar, Kamis (3/9). (BP/ken)

DENPASAR, BALIPOST.com – Gempa susulan terus terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan proses pemulihan belum bisa dilakukan. Oleh karena itu, Kodam IX/Udayana mengerahkan personelnya untuk membantu pendistribusian bantuan.

Selain itu, membangun tenda-tenda untuk ruang kelas sekolah agar anak-anak di sana bisa mengikuti pendidikan.

Hal ini disampaikan Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution saat simakrama dengan jajaran redaksi Kelompok Media Bali Post di Gedung Bali TV, Jalan Kebo Iwa, Denpasar, Kamis (3/9).

Kolonel Amrizal menjelaskan pemantauan perkembangan situasi di NTT sampai saat ini terus berjalan. “Di awal-awal (gempa) kami langsung turun ke lapangan, masyarakat sudah ditempatkan di lokasi pengungsian. Ada juga warga yang mengungsi mandiri di samping-samping rumah mereka,” ujarnya.

Baca juga:  Kerugian Akibat Gempa Capai Miliaran Rupiah, Kerusakan di 4 Kecamatan Ini

Hingga saat ini, bantuan terus mengalir dan personel Kodam IX/Udayana dan jajarannya membantu mendistribusikannya ke masyarakat. Pihaknya juga mengerahkan tim trauma healing untuk membantu menghilangkan rasa cemas yang dialami anak-anak dan  masyarakat di sana.

Selain membangun tenda untuk pengungsi, dapur lapangan dan kesehatan, agar anak-anak bisa bisa mengikuti pendidikan maka dibangun tenda untuk mengganti ruang kelas untuk mereka belajar. Termasuk rumah sakit,  pihaknya bekerja sama instansi terkait diantaranya BNPB membangun tenda untuk tempat pasien.

Mantan Kasi Intel Korem 163/Wirasatya menyampaikan bangunan-bangunan yang terdampak gempa, tembok-tembok retak sehingga rawan ditempati. Termasuk sekolah-sekolah dan rumah sakit. Oleh karena dibangun tenda-tenda agar proses pendidikan dan perawatan pasien bisa dilaksanakan.

Baca juga:  Haiti Diguncang Gempa, Ratusan Warga Tewas

“Recovery belum bisa dilakukan karena masih ada gempa-gempa susulan. Kalau BMKG sudah menginformasikan tidak ada gempa susulan, baru akan dilaksanakan pembangunan hunian sementara.

Terkait kunjungan tersebut, lulusan Akademi Militer 2001 ini menjelaskan  untuk menjaga dan mempererat hubungan antara Pendam IX/Udayana dengan kelompok media Bali Post. “Semoga kunjungan ini bisa mempererat hubungan silahturahmi dan kerja sama sehingga menjaga persatuan, kesatuan bersama awak media serta saling memberikan informasi,” tutupnya.

Baca juga:  Timnas Uruguay Gelar Laga Persahabatan dengan Indonesia

Perlu diketahui, terkait gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) mengakibatkan banyak bangunan rusak parah. Terkait kejadian ini, Kodam IX/Udayana mengerahkan prajurit untuk membantu korban gempa.

Personel TNI di wilayah NTT bergerak cepat membantu masyarakat dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta unsur terkait dalam penanganan dampak bencana. Saat terjadi gempa, prajurit TNI di wilayah terdampak langsung bergerak membantu masyarakat.

Prioritas utama yaitu keselamatan warga, membantu proses evakuasi menuju tempat yang aman, memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan, serta mendukung pemerintah daerah dalam penanganan pascabencana. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN