
DENPASAR, BALIPOST.com – Hingga Rabu (2/9) sore, proses pemadaman api di gudang rongsokan dan kos-kosan semipermanen di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Denpasar Barat, masih dilakukan. Pasalnya, kepulan asap masih ada di beberapa titik.
Guna membantu pemadaman api, Polresta Denpasar mengerahkan mobil water cannon. Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya menyampaikan, luas TKP sekitar 3 hektare. Untuk data awal yang terbakar, yakni dua unit mobil, 11 unit sepeda motor, tiga sepeda gayung, barang bekas, rumah semi permanen beserta barang-barang peralatan rumah tangga, surat-surat penting, dan peralatan elektronik milik para korban.
Dari keterangan saksi, Siswanto (43), pada Senin (31/8) pukul 22.00 WITA, ia berada di gudang rongsokan untuk memilah botol. Saat itulah karyawannya berteriak ada api dari sebelah selatan gudang.
Siswanto pun kemudian menyiram titik api tersebut dengan air keran melalui sela-sela pembatas bambu. Namun, tiba-tiba api langsung membesar dan merembet ke gudangnya. Ia bersama karyawannya lantas pergi ke gudang nomor dua miliknya. “Sampai Selasa pukul 15.13 WITA titik api kembali muncul di TKP pada bagian barat,” ujarnya.
Iptu Adi menyampaikan, titik api tersebut langsung ditangani oleh petugas pemadam kebakaran yang standby di TKP. Namun karena angin cukup kencang, api kembali membesar dan merembet ke sekitarnya. Armada pemadam kebakaran Kota Denpasar dibantu oleh pemadam kebakaran Kabupaten Badung kembali merapat ke TKP untuk melakukan penanganan lebih lanjut.
Pukul 18.00 WITA, dua unit bangunan rumah semipermanen di sebelah barat (dekat lokasi munculnya titik api) turut terbakar. Sebelumnya rumah tersebut tidak terdampak. Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran Kota Denpasar dan Badung masih melakukan upaya pemadaman di TKP dibantu dua unit eksavator untuk membongkar puing di TKP.
Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap 11 saksi yang tinggal di TKP. Pada Rabu, personel Polresta Denpasar turun ke TKP untuk membantu pemadaman dan pendinginan di TKP dengan menggunakan mobil water cannon Satsamapta Polresta Denpasar mengingat ada beberapa titik lokasi masih terdapat api. (Kerta Negara/balipost)










