Bupati Adi Arnawa saat menerima kunjungan PT PLN di Puspem Badung, Jumat (21/8). (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Pemkab Badung memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen PT PLN Electricity Services (PLN ES) dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan di wilayah Kabupaten Badung. Langkah strategis ini dinilai krusial dalam mendukung akselerasi program pengelolaan sampah berbasis sumber serta menunjang pertumbuhan investasi pariwisata yang berkelanjutan di daerah tersebut.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa di sela-sela peresmian operation and maintenance (O&M) kelistrikan fasilitas pengelolaan sampah, Jumat (21/8). Kegiatan yang berlangsung di ruang Nayaka Gosana I, Puspem Badung tersebut sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan bantuan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dari PLN ES kepada pemerintah daerah.

Baca juga:  Pendapatan APBN Bali Tembus Rp22,68 Triliun

Acara ini turut dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan I Made Agus Aryawan, Asisten III Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana, Kepala DLHK Made Rai Warastuthi, serta Kepala Bagian Administrasi Pembangunan I Putu Eka Parmana. Sementara, dari pihak PLN hadir Direktur Utama PLN ES, Susiana Mutia beserta jajaran manajemen, serta General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali, Ajrun Karim.

Bupati Adi Arnawa menyambut hangat kedatangan jajaran direksi dan manajemen PLN Group. Ia secara khusus menyampaikan terima kasih atas kontribusi nyata PLN ES yang dinilai hadir pada momentum yang tepat, di saat Pemkab Badung tengah gencar berupaya mempercepat penanganan masalah sampah. “Dengan kehadiran PLN ES, astungkara semua ini dapat menjadi solusi nyata bagi kendala yang kami hadapi di lapangan,” ujarnya.

Baca juga:  Khawatir Pariwisata Bali Makin Terpuruk, Menteri Sandiaga Pertimbangkan FCC untuk Datangkan Wisman

Lebih lanjut, ia membeberkan bahwa jaminan keandalan sektor kelistrikan memegang peranan sangat vital dari operasional seluruh fasilitas pengelolaan sampah di Badung. Saat ini, pemkab fokus mengoptimalkan pengelolaan sampah langsung dari sumber demi menghentikan pembuangan ke TPA Suwung.

Parameter keberhasilan lingkungan Badung adalah kemandirian mengolah sampah domestik tanpa bergantung pada pihak luar. DLHK Badung telah berhasil mengimplementasikan sistem baru tersebut. Sampah yang masuk kini langsung dipilah dan diproses secara produktif.

Sampah plastik dikonversi menjadi materi refuse derived fuel (RDF) sebagai bahan bakar alternatif, sedangkan sampah organik diolah menjadi pupuk kompos.

Baca juga:  Infrastruktur "Shortcut"

Direktur Utama PLN ES, Susiana Mutia, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Pemkab Badung. Susiana memaparkan bahwa PLN ES mengemban mandat khusus di bidang layanan ketenagalistrikan, mencakup pembangunan infrastruktur jaringan baru, pemeliharaan berkala, hingga penyediaan solusi kelistrikan terintegrasi.

“Kami mengucapkan terima kasih diberi kepercayaan. Kami menyiapkan instalasi kelistrikan di TPST yang kapasitasnya 1 MW, nanti akan ditambah daya menjadi 3 MW,” jelasnya.

Sementara itu, GM PLN UID Bali Ajrun Karim menegaskan, kondisi kelistrikan di Kabupaten Badung dalam status aman dan surplus untuk menopang aktivitas masyarakat serta investasi. (Adv/balipost)

BAGIKAN