TP Posyandu- Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Gianyar menyalurkan paket PKMK di Kelurahan Ubud dan Desa Bedulu, Kamis (13/8). (BP/Ist)

GIANYAR, BALIPOST.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Gianyar Ny. Dr. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra melakukan pemantauan perkembangan pemberian Susu Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) bagi balita stunting sekaligus pembinaan pelaksanaan Posyandu enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kelurahan Ubud dan Desa Bedulu, Kamis (13/8).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 13 paket PKMK diberikan kepada balita di Kelurahan Ubud, sementara 15 paket PKMK disalurkan di Desa Bedulu. Pemberian PKMK ini merupakan tahap ketiga dari total enam tahap yang direncanakan sebagai salah satu upaya mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Gianyar.

Ny. Surya Adnyani mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari keseriusan Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam menekan angka stunting, didukung dana fiskal dari pemerintah pusat. Namun, pemberian PKMK harus diikuti pemantauan tumbuh kembang anak serta edukasi kepada orang tua.

Baca juga:  Pemberian Kompensasi, Salah Satu Program Antisipasi Inflasi Tinggi

“Pemberian PKMK ini bukan sekadar bantuan, tetapi harus diikuti pemantauan perkembangan anak. Orang tua juga perlu memperhatikan makanan, asupan protein, serta tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Ny. Surya Adnyani menekankan, pencegahan stunting idealnya dimulai sejak sebelum kehamilan, bahkan sejak pasangan mempersiapkan diri menjadi orang tua. Kendati demikian, intervensi terhadap balita tetap penting dilakukan, khususnya dalam periode 1.000 hari pertama kehidupan, melalui edukasi, pemenuhan gizi dan pemantauan pertumbuhan secara berkala.
“Kita ingin setelah tahap ketiga ini ada perkembangan yang terlihat. Karena itu, anak-anak harus terus dipantau melalui bidan di Pustu atau Puskesmas serta kader Posyandu,” tegasnya.

Menurutnya, berbagai intervensi yang dilakukan mulai menunjukkan hasil positif. Angka stunting Gianyar turun dari 4,3 persen menjadi 3,8 persen. Capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu dan keluarga.

Baca juga:  Berpotensi Picu Kebakaran Hutan, Masyarakat Diimbau Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

“Semoga 13 anak yang mendapatkan intervensi ini nantinya tidak lagi masuk dalam data stunting. Karena itu harus terus dipantau, ditimbang, diukur tinggi badan dan perkembangan lainnya,” ujarnya saat memantau di Kantor Lurah Ubud.

Salah seorang orang tua balita, Nyoman Sutari dari Padang Tegal Kaja, menyampaikan terima kasih atas bantuan PKMK yang diberikan. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meningkatkan berat badan anaknya yang sangat aktif. “Terima kasih atas bantuan susu ini. Semoga berat badan anak saya bisa naik, karena anak saya sangat aktif,” ungkapnya.

Selain pemantauan pemberian PKMK, kegiatan juga dirangkaikan dengan pembinaan pelaksanaan enam SPM Posyandu. Transformasi Posyandu diarahkan agar pelayanan tidak hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi mencakup pelayanan dasar yang lebih luas.

Baca juga:  Pencetak Upal Dituntut Enam Tahun dan Denda Rp 1 Miliar

Enam bidang pelayanan dasar tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.

Melalui enam SPM tersebut, Posyandu diharapkan menjadi wadah pelayanan masyarakat yang lebih terpadu. Kader tidak hanya melakukan penimbangan dan pemantauan tumbuh kembang balita, tetapi juga membantu menghubungkan masyarakat dengan layanan dasar sesuai kebutuhannya, termasuk edukasi kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, hingga pemenuhan kebutuhan dasar lainnya.

Ny. Surya Adnyani menekankan pentingnya peran kader dalam memastikan pelayanan tersebut berjalan di tingkat masyarakat. Dengan penguatan enam SPM, Posyandu diharapkan semakin dekat dengan keluarga dan mampu menjadi salah satu ujung tombak dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Gianyar. (Adv/balipost)

BAGIKAN