Petugas menangani kebakaran di TWA gunung Batur, Blok Seked, di wilayah Desa Batur Selatan, Kintamani, Selasa (11/8) sore. (BP/Ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Kebakaran melanda kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Batur Blok Seked, di wilayah Desa Batur Selatan, Kintamani, Selasa (11/8) sore. Peristiwa tersebut menghanguskan lahan yang berisi semak belukar, pohon kayu tiblun, dan pohon cemara hutan seluas sekitar 2 hektar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 15.00 WITA. Hembusan angin kencang dan cuaca panas membuat api cepat merambat ke pepohonan di sekitarnya. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melapor ke KPHK Kintamani, Babinsa Batur Selatan, serta Polsek Kintamani. Sembari menunggu petugas, warga sempat melakukan pemadaman awal menggunakan alat seadanya.

Baca juga:  Jepang Mendominasi Kejuaraan Anggar Asia 2025

Beberapa saat kemudian Petugas KPHK Kintamani dan Babinsa Koramil Kintamani tiba di TKP dan langsung ikut memadamkan api. Disusul 2 unit mobil Damkar Pemkab Bangli tiba di TKP, langsung bekerja memadamkan api. Karena medan yang sulit (terjal) sehingga dilakukan upaya pemadaman menggunakan APAR Portable dan membuat ilaran/sekat api sebagai upaya memadamkan api. Sekitar pukul 17.00 wita api akhirnya berhasil dipadamkan.

Kasi Humas Polres Bangli Iptu I Gede Gumiliarta dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kebakaran hutan tersebut. Dikatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. “Dugaan awal penyebab kebakaran dikarenakan kelalaian masyarakat/wisatawan pendaki yang membuang puntung rokok sembarangan, ditambah cuaca panas dan kencangnya angin mengakibatkan api dengan cepat membesar dan merambat membakar semak belukar, pohon kayu tiblun dan pohon cemara hutan yang ada di Hutan Kawasan TWA Gunung Batur sehingga mengakibatkan 2 Ha lahan hutan terbakar,” jelasnya. (Dayu Swasrina/balipost)

Baca juga:  Ribuan Orang Menari Gemu Famire di Renon
BAGIKAN