Karhutla kembali ditangani tim gabungan di kawasan HPT, perbukitan Desa Musi, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Senin (21/9). (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Musim kemarau di Bali terus berlanjut. Dampaknya pun semakin meluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali mencatat sebanyak 30 kejadian bencana dan kondisi kedaruratan yang terjadi akibat musim kemarau berkepanjangan selama periode 21–27 September 2026 hingga pukul 08.00 WITA.

Kejadian tersebut didominasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kebakaran gedung dan permukiman.

Kalaksa BPBD Bali, I Gede Teja, dalam laporan situasi mingguan menyebutkan, dari total 30 kejadian tersebut terdiri atas sembilan kebakaran gedung dan permukiman, 15 kebakaran hutan dan lahan, lima kejadian cuaca ekstrem, serta satu pohon tumbang.

“Situasi terkendali, tidak ada berdampak masif,” ujarnya, Minggu (27/9).

Selain penanganan kejadian bencana, BPBD bersama sejumlah instansi juga melakukan pendistribusian air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami kebutuhan air. Total distribusi selama sepekan mencapai 146.000 liter.

Distribusi air bersih tersebar di empat kabupaten, yakni Jembrana sebanyak 68.000 liter, Buleleng 38.000 liter, Tabanan 25.000 liter, dan Klungkung 15.000 liter.

Di Jembrana, distribusi dilakukan pada 21–26 September di sejumlah wilayah yang tersebar di Kecamatan Mendoyo, Melaya, Negara, dan Jembrana. Bantuan disalurkan BPBD Jembrana dan PMI Jembrana, antara lain ke Banjar Sekar Kejula, Desa Yehembang Kauh; Banjar Berawantangi Taman dan Sari Kuning serta Banjar Sombang di Desa Tukadaya; Banjar Pengajaran, Desa Berangbang; Lingkungan Dewasana, Kelurahan Pendem; Lingkungan Pangkung Manggis, Kelurahan Baler Bale Agung; Banjar Petapan Kelod, Desa Pergung; serta Banjar Pendem, Desa Manistutu.

Baca juga:  Sidak Vila di Pangkung Tibah Tabanan, Pansus TRAP Rekomendasikan Tutup dan Segel Area Pemadatan

Sementara di Buleleng, bantuan air bersih disalurkan ke wilayah Kecamatan Tejakula, Banjar, dan Sawan. Distribusi antara lain dilakukan di SMPN 5 Tejakula dan SD Negeri 1 serta SD Negeri 3 Madenan. Bantuan juga menyasar Banjar Dinas Corot, Banjar Dinas Desa, Kantor Desa Cempaga, serta Banjar Dinas Menase dan Banjar Dinas Jeroan, Desa Sinabun.

Di Klungkung, sebanyak 15.000 liter air bersih didistribusikan ke Dusun Karang, Desa Pejukutan, Kecamatan Nusa Penida pada 22 dan 23 September.

Sedangkan di Tabanan, sebanyak 25.000 liter disalurkan ke Desa Antosari dan Desa Tiying Gading, Kecamatan Selemadeg Barat, pada 24–25 September.

Dari 30 kejadian yang tercatat, Buleleng menjadi wilayah dengan laporan terbanyak, yakni 13 titik. Kejadian yang ditangani meliputi kebakaran lahan, kebakaran hutan dan lahan, kebakaran bangunan, serta dampak cuaca ekstrem berupa pohon tumbang.

Beberapa kejadian kebakaran lahan di Buleleng terjadi di Desa Penglatan, Tamblang, Sambangan, Ularan, Cempaga, Sinabun, dan Tigawasa. Salah satu kejadian tercatat merembet ke beberapa pelinggih Pura Dadia Arya Wangbang Pinatih di Banjar Dinas Jero, Desa Sinabun.

Kebakaran gedung juga terjadi di SMPN 3 Sawan, Banjar Dinas Sabi, Desa Suwug. Penyebab kebakaran tersebut masih belum diketahui. Seluruh kejadian di Buleleng yang tercantum dalam laporan dinyatakan nihil korban.

Baca juga:  Sepekan, Tambahan Kasus Nasional Tembus Seribu Orang

Karangasem menjadi wilayah dengan kejadian terbanyak berikutnya, yakni delapan titik. Mayoritas berupa kebakaran lahan dengan luasan bervariasi, mulai sekitar 30 are hingga kurang lebih 30 hektare. Kebakaran antara lain terjadi di wilayah Kecamatan Kubu dan Abang.

Di samping kebakaran lahan, Karangasem juga mencatat dua kejadian pohon tumbang akibat kondisi cuaca ekstrem, masing-masing di Lingkungan Kodok, Kelurahan Karangasem, serta Banjar Dinas Perasi Kaler, Desa Timbrah. Seluruh kejadian dilaporkan nihil korban.

Di Denpasar terdapat tiga kejadian, yakni kebakaran warung di Jalan Gunung Batur Gang Mangga yang menyebabkan satu orang mengalami luka ringan, kebakaran toko di Jalan Padma Nomor 6, serta kebakaran merajan di Jalan Cokroaminoto. Penanganan dilakukan terhadap kejadian-kejadian tersebut.

Sementara itu, Gianyar mencatat dua kejadian kebakaran, masing-masing kebakaran villa yang belum beroperasi di Sayan, Ubud, dan kebakaran bangunan bedeng proyek di Banjar Kalah, Desa Peliatan, Ubud. Keduanya telah ditangani dan tidak menimbulkan korban.

Bangli mencatat satu kejadian berupa kebakaran hutan semak-semak sekitar 2,5 hektare di kawasan TWA Gunung Batur Bukit Payang, jalur Tunggiran menuju Culali, Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani. Penanganan telah selesai dan tidak ada korban.

Baca juga:  Hadapi "Price War" di Industri Telko, Ini Jurus Telkomsel

Jembrana juga mencatat satu kejadian kebakaran rumah tinggal di Banjar Pasar, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo. Kebakaran tersebut disebut dipicu kompor meledak dan tidak menimbulkan korban.

Di Badung, kebakaran terjadi pada sebuah villa di kawasan Labuan Sait, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan. Objek yang terbakar tercatat sebanyak enam unit dengan luas area sekitar empat are. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

Klungkung mencatat satu kejadian kebakaran lahan kosong di wilayah perbatasan Desa Negari dengan Sarimerta, Kecamatan Banjarangkan. Kejadian tersebut telah ditangani dan nihil korban.

Selain kebakaran, BPBD juga menangani sejumlah kejadian akibat cuaca ekstrem di Buleleng dan Karangasem.

Di Buleleng, angin kencang menyebabkan dahan pohon patah di Jalan Setiabudi, Lingkungan Sidayu, Kelurahan Penarukan. Angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di Banjar Dinas Segara, Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, Jalan Ngurah Rai, Kelurahan Astina, serta Jalan P. Natuna, Kelurahan Penarukan.

“Seluruh kejadian tersebut telah mendapat penanganan dan tidak menimbulkan korban,” tegas Gede Teja.

Dengan total 30 kejadian dalam sepekan, Gede Teja menyatakan kondisi secara umum masih terkendali dan tidak terdapat kejadian yang berdampak secara masif. Di sisi lain, distribusi air bersih terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah yang mengalami keterbatasan pasokan air. (Ketut Winata/balipost)

BAGIKAN