
DENPASAR, BALIPOST.com – Desa Adat Kesiman, Denpasar menggelar karya Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, Melaspas Palawatan, Mendem Padagingan lan Caru Manca Kelud di Pura Dalem Kahyangan. Upacara besar ini diperkirakan 100 tahun belum pernah terlaksana.
Hal tersebut diungkapkan oleh Bendesa Adat Kesiman, Jro Ketut Wisna saat diwawancarai, Selasa (11/8). Dikatakannya rentetan piodalan sudah berlangsung sejak 23 Maret 2026 diawali dengan kegiatan ngulemin di antaranya ngulemin pemangku, Pura Maspait Singgi Puri Kesiman, Puri Pemayun dan Jro Bendesa Kesiman. “Mungkin piodalan besar seperti ini 100 tahun belum pernah terjadi khususnya di Desa Adat Kesiman,” katanya.
Puncak piodalan berlangsung pada Selasa (11/8) bertepatan dengan Anggara Kasih, Tambir. Pada puncak piodalan dimulai sejak 07.00 Wita yang diawali membawa ayaban tumpeng 11 ke Pura Kahyangan. Pada pukul 09.00 dilanjutkan dengan mepeed banten dan pukul 10.00 dilaksanakan katur ayaban di Pura Prajapati/ Pengulun Setra, di Pura Prajapati Tengah Setra dan ayaban di Pura Ulun Subak.
Padudusan Agung atau pengingkup karya dimulai pukul 11.00 Wita yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putra Bajing Griya Tegal Jingga, Lebah, Ida Pedanda Gde Oka Bajing, Kesiman dan Ida Pedanda Darma Kerti, Griya Saraswati Batuan. Masih di hari yang sama pada pukul 20.00 dilaksanakan pangilen pedatengan (loka cara) dan nyakur pengukuh yang dipuput oleh pemangku setempat.
Penyineban karya akan berlangsung pada 16 Agustus nanti dilanjutkan dengan Nyegara Gunung pada 18 Agustus dan ngeluklar taring pada 23 Agustus. Sementara sebelumnya juga sudah dilaksanakan upacara Ngeratep, melaspas, memakuh lan pasupati pelawatan serta melaspas mamas atau bandrangan, mejaya-jaya prajuru, pekudan dan pragina pada 27 Juli. Kemudian melaspas agung manca kelud serta mendem padagingan digelar pada 4 Agustus lalu.
Demikian dari puncak piodalan hingga panyineban akan dilangsungkan upacara Masucian di Setra Kesiman pada 12 Agustus pukul 24.00 Wita. Kemudian pada 13 Agustus akan berlangsung Napak Pertiwi Ida Sesuhunan Singgi-Langgon dan 14 Agustus akan berlangsung pula Napak Pertiwi Ida Sesuhunan Kebonkuri dari pukul 20.00 Wita yang mengambil tempat di Jaba Sisi Pura Kahyangan Dalem. Serta pada 15 Agustus akan dilaksanakan pementasan Calonarang yang berlangsung di Jalan Waribang. Pementasan ini akan dimulai pukul 19.00 hingga dini hari.
Dalam pelaksanaan piodalan ini, kata Jro Ketut Wisna selaku prawataka atau panitia dari Pemaksan Gede, Kebunkuri yang terdiri dari 4 banjar. “Sane ngempon niki Desa Adat Kesiman,” katanya. Demikian pihaknya memohon permakluman dengan dilakukannya penutupan jalan di hari-hari dan jam-jam tertentu. (Widiastuti/balipost)






