
DENPASAR, BALIPOST.com – Hingga Semester I 2026, bisnis emas di Bali masih menunjukkan tren yang sangat positif. Hal ini disampaikan pelaku bisnis emas, Akmar.
Menurutnya meski pun harga emas sempat berada pada level yang tinggi, minat masyarakat tetap kuat. “Hal ini menunjukkan bahwa emas semakin dipercaya sebagai aset yang mampu menjaga nilai kekayaan di tengah kondisi ekonomi yang dinamis,” jelas CEO Gallery Kohinoor ini.
Ia mengungkapkan pola pembelian konsumen saat ini masih didominasi oleh dua kategori utama, yakni emas batangan untuk investasi dan perhiasan emas untuk kebutuhan sehari-hari.
“Untuk pola pembelian, konsumen masih didominasi oleh emas batangan yang dibeli sebagai investasi, serta perhiasan, terutama gelang dan kalung. Saat ini banyak pelanggan memilih perhiasan karena mereka ingin mendapatkan dua manfaat sekaligus, yaitu dapat dipakai setiap hari namun tetap memiliki nilai investasi,” ungkap Akmar yang usahanya sudah berdiri sejak 1981 ini.
Terkait masih tingginya minat masyarakat membeli emas, ia mengungkapkan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, pihaknya menghadirkan program Agenda (Agustus Menang Hadiah) yang berlangsung selama 1–31 Agustus 2026.
Program ini menjadi bentuk apresiasi kepada pelanggan sekaligus menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih menarik sepanjang bulan kemerdekaan.
Melalui promo tersebut, setiap pelanggan yang telah terdaftar sebagai member Gallery Kohinoor dan melakukan pembelian perhiasan minimal Rp10 juta berhak memperoleh satu kesempatan memainkan Spin Wheel. Kesempatan bermain berlaku kelipatan sesuai nilai transaksi dengan batas maksimal tiga kali spin dalam satu transaksi.
“Kami ingin memeriahkan momentum Hari Kemerdekaan dengan menghadirkan program yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan,” ujarnya.
Seluruh kupon yang terkumpul selama periode program akan diundi secara terbuka pada 1 September 2026 melalui siaran langsung di akun Instagram resmi Gallery Kohinoor. Ada 1 unit Xiaomi 15T dan 1 unit Redmi Watch 6 Lite yang bisa diperebutkan. (widiastuti/balipost)










