Dir. Intelkam Polda Bali Kombes Pol. Andy Ervyn dan Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba saat menghadiri pertemuan dengan pelaku usaha.(BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Meningkatnya kunjungan wisatawan ke Bali tentu menjadi hal yang positif bagi sektor pariwisata, namun juga perlu diimbangi dengan upaya bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Oleh karena itu, Polres Badung dan Dit. Intelkam Polda Bali merangkul pelaku usaha serta pemangku kepentingan untuk menjaga keamanan dan ketertiban untuk menjaga citra positif Pulau Dewata sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Polres Badung melalui PS Kasubsipenmas Sihumas, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Sabtu (18/7) menjelaskan pihaknya terus memperkuat langkah preemtif dan preventif melalui patroli rutin, sambang, serta menjalin komunikasi aktif dengan pelaku usaha pariwisata, pengelola vila, hotel, restoran, beach club, petugas keamanan, dan pecalang untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas.

“Kami mengajak seluruh pelaku usaha pariwisata agar berperan aktif mengedukasi wisatawan, termasuk warga negara asing untuk menghormati norma, adat istiadat, dan mematuhi peraturan yang berlaku di Bali,” ujarnya.

Baca juga:  Beri Keterangan di Sidang PHPU, Empat Menteri Hadir di MK

Apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum atau aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan, ia berharap segera dilaporkan kepada kepolisian agar dapat ditangani secara cepat. Dengan sinergi antara Polri, pelaku usaha, masyarakat, dan desa adat, kami optimistis situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Badung akan tetap aman dan kondusif.

Aiptu Ayu menjelaskan Kabupaten Badung, khususnya Kecamatan Kuta Utara merupakan salah satu ikon pariwisata Bali yang menjadi tujuan utama wisatawan domestik maupun mancanegara. Kawasan ini dikenal dengan pesatnya pertumbuhan akomodasi, restoran, beach club, vila, hingga pusat hiburan yang menjadi penggerak ekonomi daerah.

Di balik tingginya aktivitas pariwisata tersebut, diperlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan citra positif Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia. Berangkat dari komitmen tersebut, Polres Badung bersama Ditintelkam Polda Bali menggelar kegiatan tatap muka dengan pelaku usaha dan instansi terkait di Tibubeneng, Kamis (16/7).

Baca juga:  Dishub Badung Siapkan Skema Amankan Libur Lebaran

Kegiatan yang bertujuan mempererat silaturahmi dan memperkuat kolaborasi dalam menjaga situasi kamtibmas. Pada pertemuan tersebut, Dir. Intelkam Polda Bali Kombes Pol. Andy Ervyn menyampaikan meningkatnya kunjungan wisatawan ke Bali juga berpotensi memunculkan berbagai kerawanan, baik wisatawan sebagai korban maupun pelaku tindak pidana.

Oleh karena itu, pelaku usaha diharapkan menerapkan tertib administrasi, mematuhi ketentuan keamanan, serta segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas. Ia juga memperkenalkan website Cakrawasi sebagai sarana pendataan WNA guna memudahkan proses identifikasi apabila terjadi permasalahan yang melibatkan WNA.

Sementara Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba menegaskan Kecamatan Kuta Utara merupakan kawasan strategis yang memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, beberapa kasus yang melibatkan WNA dan sempat menjadi perhatian publik dalam beberapa pekan terakhir harus menjadi pembelajaran bersama agar tidak berdampak terhadap citra pariwisata Bali.

Baca juga:  Rombongan Obama Rafting di Bongkasa

“Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga situasi kamtibmas. Kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk mematuhi ketentuan yang berlaku, meningkatkan sistem pengamanan di lingkungan usaha, memastikan legalitas tenaga kerja, serta terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan kepolisian, pemerintah daerah, aparat desa, dan seluruh instansi terkait,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Badung berharap sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, aparat desa, dan para pelaku usaha semakin solid dalam menjaga keamanan wilayah. Kolaborasi yang kuat ini diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan terhadap aturan, memperkuat pengawasan terhadap aktivitas wisatawan, khususnya WNA, serta meminimalisir potensi gangguan kamtibmas.

Dengan demikian, Kabupaten Badung, khususnya Kecamatan Kuta Utara, dapat terus mempertahankan citranya sebagai destinasi pariwisata dunia yang aman, nyaman, berkualitas, dan berkelanjutan. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN