Kondisi pascakebakaran pada usaha laundry di Banjar Malkangin, Desa Dajan Peken, Rabu (1/7) siang. (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Sebuah usaha laundry di Jalan Sriwijaya Nomor 36, Banjar Malkangin, Desa Dajan Peken, Rabu (1/7) siang, ludes terbakar. Beruntung tidak sampai ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya saja pemilik usaha mengalami kerugian mencapai sekitar Rp750 juta.

Dari informasi yang dihimpun, kebakaran diketahui sekitar pukul 12.30 Wita. Api pertama kali terlihat muncul dari regulator mesin pengering pakaian saat salah seorang karyawan sedang bekerja. Ia sempat berupaya memadamkan api menggunakan spons basah. Namun, api justru semakin membesar dan merembet ke tumpukan pakaian laundry.

Baca juga:  Tak Cantumkan Aksara Bali, Lembaga atau Usaha Disiapkan Sanksi Tegas

Di dalam bangunan terdapat sejumlah tabung gas LPG serta cairan parfum laundry yang mudah terbakar sehingga kobaran api dengan cepat menghanguskan seluruh bagian bangunan. Warga yang mengetahui kejadian itu segera meminta bantuan dan melaporkannya ke Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tabanan. Tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 12.40 Wita. Setelah melakukan pemadaman selama kurang lebih 45 menit, api akhirnya berhasil dijinakkan.

Baca juga:  Rumah Warga di Sidakarya Terbakar, Satu Orang Dikabarkan Meninggal 

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, mengatakan hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan seluruh bagian usaha laundry terbakar beserta berbagai peralatan di dalamnya. Di antaranya empat unit mesin pengering, empat unit mesin cuci, satu mesin boiler setrika uap, satu kulkas, satu unit AC, tiga tablet, satu telepon genggam, serta belasan tabung gas LPG ukuran 3 kilogram dan 12 kilogram.

Baca juga:  Salon Diduga Dibakar, Dua Orang Terluka

Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, pemilik usaha, I Made Rusdiawan, mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp750 juta. “Dugaan sementara kebakaran dipicu kebocoran gas pada saluran pipa besi regulator mesin pengering pakaian,” ujar Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, sementara lokasi kejadian telah dilakukan olah tempat kejadian perkara serta pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.(Puspawati/balipost)

BAGIKAN