Anggota Satpol PP mengamankan belasan gepeng di Kawasan Pariwisata Ubud. (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Gianyar bergerak cepat merespons keresahan masyarakat terkait maraknya fenomena gelandangan dan pengemis (gepeng) di kawasan pariwisata internasional Ubud. Dalam operasi penertiban yang digelar oleh anggota Regu 4 Satpol PP Gianyar bersama personel Kecamatan Ubud dan Pecalang Desa Adat Ubud, petugas berhasil mengamankan belasan orang yang kedapatan berkeliaran di area tersebut.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Gianyar, Putu Yudanegara, Jumat (10/7) mengakui adanya tindakan tegas tersebut. Menurutnya, langkah ini diambil demi menjaga kenyamanan wisatawan dan ketertiban kawasan Ubud.

Baca juga:  Ratusan Petugas Satpol PP dan Damkar Gianyar Divaksinasi

“Kami menindaklanjuti perintah dan komitmen bersama untuk menjaga Ubud tetap aman, tertib, dan nyaman bagi siapa saja. Berdasarkan laporan dari anggota di lapangan, total ada 14 orang yang berhasil diamankan dalam operasi kali ini,” ujar Putu Yudanegara.

Dari total 14 orang yang ditertibkan oleh tim gabungan, seluruhnya terdiri dari kelompok perempuan dan anak-anak. Dewasa perempuan 9 orang dan anak-anak laki-laki 5 orang. Ia menambahkan seluruh proses pengamanan berjalan dengan humanis, persuasif, namun tetap tegas.

Baca juga:  Pol PP Buleleng Bentuk Tim Lagas Tangani Gepeng Hingga ODGJ

Sinergi antara Satpol PP, pihak kecamatan, dan pecalang setempat menjadi kunci kelancaran operasi ini. “Selama kegiatan berlangsung, situasi di lapangan terpantau aman, kondusif, dan lancar. Kami sangat mengapresiasi dukungan dari pihak Kecamatan Ubud dan Pecalang Desa Adat Ubud yang bahu-membahu bersama anggota Regu 4 di lapangan,” imbuhnya.

Saat ini, belasan warga yang diamankan tersebut telah dibawa untuk diberikan pembinaan lebih lanjut sesuai dengan prosedur dan regulasi yang berlaku mengenai ketertiban umum. Pihak Satpol PP Gianyar juga mengimbau masyarakat dan pelaku pariwisata untuk aktif melaporkan jika kembali menemukan hal serupa demi kenyamanan bersama di Wilayah Gianyar. (Wirnaya/balipost)

Baca juga:  Diduga Depresi, WN Rusia Terjun ke Sungai
BAGIKAN