
NEGARA, BALIPOST.com – Sebanyak 173 calon peserta didik baru dinyatakan lolos pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahap pertama di SMP Negeri 1 Negara untuk tahun pelajaran 2026/2027. Mereka diterima melalui jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi. Sementara, ratusan kursi lainnya akan diperebutkan pada tahap kedua melalui jalur domisili.
Kepala SMP Negeri 1 Negara, I Ketut Tastra, Senin (29/6), mengatakan, daya tampung sekolah tahun ini ditetapkan sebanyak 400 siswa. Jumlah tersebut sesuai usulan yang telah diajukan melalui Dinas Pendidikan Jembrana kepada kementerian dengan alokasi 10 rombongan belajar (rombel). “Setiap rombel maksimal berisi 40 siswa sehingga total daya tampung tahun ini mencapai 400 orang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan SPMB dibagi menjadi dua tahapan. Tahap pertama diperuntukkan jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi, sedangkan tahap kedua akan dibuka melalui jalur domisili. Menurut Tastra, hasil seleksi tahap pertama telah diumumkan pada Senin (29/6), melalui laman resmi sekolah, media sosial, serta papan pengumuman di lingkungan sekolah.
Peserta yang belum berhasil lolos masih dapat mengikuti seleksi pada jalur domisili sesuai wilayah penerimaan. “Pengumuman tahap pertama sudah kami sampaikan. Bagi yang belum diterima masih memiliki kesempatan mendaftar melalui jalur domisili,” katanya.
Tingginya minat masyarakat untuk bersekolah di SMP Negeri 1 Negara terlihat dari jumlah pendaftar pada seluruh jalur penerimaan tahap pertama. Dari hasil seleksi, sebanyak 102 siswa diterima melalui jalur prestasi, 58 siswa dari jalur afirmasi, serta 13 siswa melalui jalur mutasi, termasuk anak guru. Dengan demikian, total peserta didik yang diterima pada tahap pertama mencapai 173 orang.
Meski demikian, kuota penerimaan pada masing-masing jalur belum terpenuhi seluruhnya. Sesuai ketentuan, jalur prestasi mendapat alokasi minimal 25 persen dari total daya tampung, jalur afirmasi minimal 20 persen, sedangkan jalur mutasi maksimal 5 persen. “Sisa kuota akan dialihkan ke jalur domisili sehingga masih tersedia cukup banyak kursi untuk tahap kedua,” jelasnya.
Dengan daya tampung 400 siswa dan sebanyak 173 siswa telah diterima pada tahap pertama, masih tersisa sekitar 227 kursi yang akan diperebutkan melalui jalur domisili. Tastra menambahkan, sebelum pelaksanaan SPMB dimulai, pihak sekolah bersama Dinas Pendidikan telah memetakan jumlah lulusan SD di wilayah layanan SMP Negeri 1 Negara.
Berdasarkan hasil pendataan, jumlah lulusan di wilayah tersebut sebenarnya belum mencapai 400 orang. Namun, sekolah tetap mengusulkan daya tampung maksimal. Pertimbangannya, jalur prestasi memberi kesempatan bagi calon peserta didik dari luar wilayah layanan, termasuk dari Kecamatan Melaya dan Pekutatan, untuk mendaftar. “Melalui jalur prestasi, siswa dari luar wilayah tetap bisa mendaftar sehingga kami mengantisipasi kemungkinan adanya pendaftar dari kecamatan lain,” ujarnya.
Sementara itu, pendaftaran SPMB tahap kedua melalui jalur domisili dijadwalkan berlangsung mulai 30 Juni hingga 2 Juli 2026. (Surya Dharma/balipost)










