
MANGUPURA, BALIPOST.com – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri di Kabupaten Badung kini memasuki tahap seleksi jalur prestasi. Setelah dua jalur sebelumnya, yakni mutasi dan afirmasi rampung tanpa kendala berarti.
Dari dua jalur awal tersebut, tercatat sebanyak 9.794 siswa melakukan registrasi. Namun, baru 335 siswa yang diverifikasi sesuai dengan jalur pendaftaran yang telah dibuka.
Dari jumlah itu, sebanyak 224 siswa dinyatakan lulus, dengan rincian 105 siswa melalui jalur perpindahan orang tua dan 119 siswa dari jalur afirmasi.
Sekretaris Disdikpora Badung, Rai Twistyanti Raharja, menegaskan bahwa secara keseluruhan pelaksanaan SPMB berlangsung tertib dan kondusif. Pihaknya juga telah mengantisipasi berbagai kendala teknis dengan menyediakan kanal pengaduan www.spmb.badungkab.go.id.
“Kami sudah menyiapkan kanal untuk pengaduan dan konsultasi. Kendala-kendala teknis didiskusikan di sana, namun sementara hingga saat ini astungkara masih berjalan lancar,” ungkap Rai Twistyanti Raharja pada Senin (22/6).
Ia menambahkan, sejumlah kendala ringan sempat muncul, terutama saat proses pendaftaran daring. Namun, hal itu dapat segera diatasi melalui pendampingan operator di masing-masing kecamatan.
“Ada beberapa pertanyaan terkait tidak bisa klik mendaftar, namun sudah ditindaklanjuti setelah dipandu oleh operator masing-masing kecamatan,” jelasnya.
Terkait jumlah kelulusan yang relatif kecil pada dua jalur awal, Rai Twistyanti Raharja menegaskan bahwa hal tersebut telah sesuai dengan kuota yang ditetapkan. Ia memprediksi lonjakan signifikan akan terjadi pada jalur domisili. “Biasanya, nanti semua bisa masuk ke domisili dari total kuota 8.386,” ucapnya.
Pada tahun 2026 ini, SPMB dibagi menjadi empat jalur utama, yakni mutasi sebesar 5 persen, afirmasi 20 persen, prestasi 25 persen, dan domisili 40 persen. Pemerintah Kabupaten Badung melalui Disdikpora juga terus berkomitmen meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh sekolah.
Untuk jadwal pelaksanaan, pendaftaran SPMB SMP berlangsung mulai 12 Juni hingga 12 Juli 2026. Sebelumnya, calon siswa diwajibkan membuat akun serta mengunggah dokumen sejak 12 Mei hingga 11 Juni 2026. Tahapan seleksi dimulai dari jalur mutasi pada 12 Juni, dilanjutkan afirmasi 15 Juni, prestasi 22 Juni, dan domisili 25 Juni. Setiap jalur dibuka selama 30 hari sejak tanggal pelaksanaan dimulai. (Parwata/balipost)










