
NEGARA, BALIPOST.com – Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Jembrana. Kali ini, lahan milik warga di Desa Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo, terbakar pada Minggu (21/6) malam.
Beruntung, si Jago Merah cepat ditangani petugas sehingga tidak sempat meluas ke area sekitar.
Informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi di lahan milik Narya yang berlokasi di sebelah timur patung Putri Duyung, Desa Delod Berawah. Kejadian tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 21.42 WITA dan langsung dilaporkan kepada petugas pemadam kebakaran.
Kepala Satpol PP Jembrana, I Ketut Eko Susilo AP, Senin (22/6), mengatakan, setelah menerima laporan, regu III damkar yang sedang bersiaga di markas komando (mako) segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Saat petugas tiba, kobaran api sudah tidak terlihat.
Namun, masih ditemukan sejumlah titik bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Guna mengantisipasi terjadinya kembali kebakaran, petugas melakukan pendinginan secara menyeluruh di area yang terbakar.
Proses penanganan berlangsung sekitar 15 menit hingga dipastikan tidak ada lagi bara maupun titik panas yang tersisa.
Dari hasil pendataan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 25 are dari total luas lahan sekitar 50 are. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material lain yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.
Dari pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah yang kemudian menjalar ke area lahan.
Atas kejadian itu, pihaknya kembali mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membakar sampah, terutama saat kondisi cuaca kering yang dapat mempercepat penyebaran api. “Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat membakar sampah dan memastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan agar tidak menimbulkan kebakaran yang lebih besar,” kata Eko Susilo. (Surya Dharma/balipost)










