Petugas Labfor Polda Bali melakukan olah TKP kebakaran di proyek bangunan Amerta Husadha Hospital, Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan.(BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Peristiwa kebakaran akhir-akhir ini terus terjadi di wilayah Denpasar. Berdasarkan sejumlah kasus yang pernah terjadi, penyebab yang paling sering ditemukan adalah korsleting atau gangguan instalasi listrik, kelalaian penggunaan kompor atau api terbuka, pembakaran sampah yang tidak diawasi, serta kelalaian saat menggunakan lilin maupun dupa. Faktor cuaca kering dan angin kencang juga dapat mempercepat penyebaran api ketika kebakaran terjadi. Oleh karena itu masyarakat diimbau lebih waspada.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adi Saputra Jaya, SH, MH, Selasa (4/8) menjelaskan, meningkatnya kejadian kebakaran dalam beberapa waktu terakhir, Polresta Denpasar bersama polsek jajaran terus meningkatkan langkah-langkah preventif dan respons cepat guna meminimalisir risiko terjadinya kebakaran serta dampak yang ditimbulkan kepada masyarakat. Upaya yang dilakukan antara lain melalui penyampaian imbauan kepada masyarakat saat patroli dialogis dan kegiatan sambang, mengingatkan pentingnya memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, tidak menggunakan stop kontak secara berlebihan, mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, serta memastikan kompor, lilin, dupa, maupun sumber api lainnya benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah atau tempat usaha.

Baca juga:  Diduga Arus Pendek, Rumah Ludes Terbakar

“Polresta Denpasar juga terus memperkuat koordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran, pemerintah desa atau kelurahan, serta unsur terkait agar penanganan kebakaran dapat dilakukan secara cepat dan efektif,” tegasnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap aspek keselamatan kebakaran dengan rutin memeriksa instalasi listrik, menggunakan peralatan elektronik sesuai standar, tidak meninggalkan kompor dalam keadaan menyala, tidak membakar sampah sembarangan, serta segera menghubungi layanan darurat apabila melihat adanya potensi kebakaran. Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat merupakan kunci utama dalam mencegah terjadinya musibah kebakaran. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Enam Orang Ditetapkan Tersangka Dalam Kasus Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang
BAGIKAN