
MANGUPURA, BALIPOST.com – Situasi arus lalu lintas (lalin) di kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai rawan macet dan Gubernur Bali Wayan Koster menyoroti hal tersebut. Adapun kepadatan arus lalu lintas umumnya terjadi pada siang hingga sore hari, terutama pada saat jadwal kedatangan dan keberangkatan penerbangan sedang tinggi. Namun kondisi tersebut bersifat situasional dan dapat berubah mengikuti jumlah penerbangan serta volume kendaraan yang keluar masuk kawasan bandara.
“Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai terus melakukan langkah-langkah antisipasi guna menjaga kelancaran arus lalu lintas di kawasan bandara, terutama pada jam-jam padat penerbangan dan saat terjadi peningkatan aktivitas masyarakat,” ujar Kasi Humas Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda Gede Suka Artana, Senin (22/6).
Ipda Suka menjelaskan upaya yang dilakukan satlantas melaksanakan pemetaan (mapping) terhadap titik-titik yang berpotensi mengalami kemacetan di sepanjang jalur menuju dan keluar Bandara I Gusti Ngurah Rai, menempatkan personel pada lokasi rawan kemacetan, melaksanakan patroli dan mobiling personel secara berkala.
Selain itu, memberikan imbauan maupun tindakan tegas terhadap pengguna jalan yang melakukan pelanggaran lalu lintas yang dapat menghambat kelancaran arus kendaraan. “Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, khususnya pengelola bandara dan instansi terkait lainnya, untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan pada jam-jam sibuk penerbangan,” tegasnya.
Untuk saat ini, Suka menyampaikan belum terdapat rencana penerapan rekayasa lalu lintas. Pasalnya situasi arus kendaraan masih dapat diatasi melalui pengaturan dan pengawasan personel di lapangan. Beberapa titik yang kerap mengalami perlambatan arus lalu lintas antara lain di median pemotongan jalur depan Loading Dock, median AURI, serta median VIP 1 dan VIP 2. Pada lokasi-lokasi tersebut personel Polres Bandara secara rutin ditempatkan untuk melakukan pengaturan guna menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai selalu menjalin koordinasi dan komunikasi yang baik dengan Satlantas Polresta Denpasar maupun personel Polsek Kuta dalam rangka pengaturan, pemantauan, dan penanganan situasi lalu lintas di sekitar kawasan bandara.
Koordinasi dilakukan secara berkelanjutan untuk berbagi informasi terkait kondisi arus lalin, kepadatan kendaraan, maupun langkah-langkah yang perlu dilakukan apabila terjadi peningkatan volume kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan. (Kerta Negara/balipost)










