
DENPASAR, BALIPOST.com – Sambungan baru tetap dibuka Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma atau PDAM Kota Denpasar setiap tahunnya. Tahun ini membuka 1.300 sambungan baru. Jumlah tersebut lebih sedikit daripada pengajuan dikarenakan terbatasnya air baku.
Hal itu diungkapkan oleh Dirut Perumda Air Minum, I Putu Yasa saat diwawancarai, Sabtu (20/6). Dia mengakui sambungan baru yang dibuka memang tidak banyak.
Hal tersebut mengingat sampai saat ini Perumda masih mengalami keterbatasan sumber air baku. “Karena keterbatasan air baku, kami belum bisa meningkatkan sambungan baru lebih banyak. Tahun ini kurang lebih 1.300 sambungan baru,” katanya.
Putu Yasa mengatakan, setiap tahunnya Perumda membuka sambungan baru berkisar antara 1.300 hingga 1.500. Demikian permintaan sambungan baru berkisar 2.000-an setiap tahunnya. “Permintaan memang tidak terlalu tinggi berkisar 2.000-an setiap tahunnya,” terang Putu Yasa.
Untuk permintaan sambungan baru yang masuk, pihaknya memilih secara selektif. Diutamakan pada daerah-daerah yang bisa dilayani dengan air yang masih normal.
Jika permintaan datang dari daerah yang pengalirannya kerap mengalami gangguan, dirinya mengaku belum menerimanya dan fokus pada peningkatan layanan yang sudah ada.
Dengan terbatasnya air baku, Perumda saat ini fokus pada penurunan NRW atau tingkat kebocoran air. Hal tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan penyaluran air bersih ke pelanggan.
Di sisi lain untuk penurunan NRW, dalam setahun pihaknya menargetkan bisa turun antara 0,5 hingga 1 persen per tahun. (Widiastuti/balipost)










