Polisi bersama pecalang saat mengamankan pelaku penganiayaan, ZJL di Jalan Danau Tamblingan, Sanur, Denpasar Selatan. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Media sosial (medsos) dihebohkan dengan informasi adanya begal bawa senjata tajam (sajam) dan melukai orang di Jalan Danau Tamblingan, Sanur, Denpasar Selatan (Densel), Jumat (5/6). Faktanya, itu kasus penganiayaan yang dilakukan pengangguran berinisial ZJL (26) asal Garut, Jawa Barat.

Pelaku mengamuk menggunakan sajam karena ditegur minum air langsung dari galon dan melukai IKJ (23).

Kanitreskrim Polsek Densel, Iptu Azel Arizandi, Sabtu (6/6) menyampaikan peristiwa tersebut terjadi pukul 16.30 WITA.

Baca juga:  Soal Terminal Manuver Gilimanuk, Laporan Keuangan Selalu "Balance"

Kronologinya, pada Jumat  pukul 14.00 WITA, korban bersama ayahnya sedang pasang kabel bawah tanah di TKP. Selanjutnya pukul 16.00 WITA, pelaku datang minta pekerjaan ke ayah korban.

“Pelaku juga minta air lalu diizinkan oleh ayah korban. Namun pelaku mau meminum air langsung dari galon dan ditegur oleh ayah korban dengan kata-kata jangan minum langsung dari galon, ini botol untuk minum,” ujarnya.

Baca juga:  WN Jerman Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi, Diduga Kesetrum

Pelaku marah-marah langsung pergi dari TKP.  Pukul 16.30 WITA, pelaku datang kembali dengan sikap mencurigakan sambil memegang sajam dan mendekati ayah korban. Karena curiga, korban mendekati pelaku. Saat itulah pelaku hendak membacok ayah korban menggunakan blakas.

Korban langsung menangkap tangan pelaku dan terjadi saling tarik menarik.  Blakas  tersebut mengenai tangan korban dan pelaku langsung lari. “Pelaku kemudian jatuh di trotoar. Warga  dan pecalang yang sedang jaga melihat kejadian tersebut langsung menangkap pelaku.  Salah satu pecalang melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Denpasar Selatan,” tegas Iptu Azel.

Baca juga:  Kapolresta Serahkan Bantuan Door to Door ke Warga Kurang Mampu

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka terbuka di bagian telapak tangan kiri. Polisi mengamankan pelaku dan barang siapa blakas. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN