
BANGLI, BALIPOST.com – Sebanyak 17.844 pemilih yang tersebar di sembilan desa di Kabupaten Bangli dijadwalkan bakal menyalurkan hak pilihnya dalam Pemilihan Perbekel (Pilkel) serentak pada Kamis (4/6) besok. Proses pemungutan suara di TPS akan berlangsung dari pagi hingga siang hari.
Kepala Dinas PMD, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bangli I Dewa Agung Putu Purnama, Rabu (3/6) memastikan seluruh panitia di tingkat desa telah merampungkan persiapan baik logistik maupun teknis pemungutan suara. Pemerintah kabupaten bersama tim terkait juga telah menggelar rapat dan siap melakukan pemantauan langsung di lapangan.
“Kami hanya sebagai pemantau saja di lapangan. Desa dengan panitianya sudah mempersiapkan diri. Sesuai tahapan, besok pelaksanaan pencoblosan. Semua sudah siap,” ujar Dewa Agung Purnama.
Sembilan desa yang menggelar pemungutan suara didominasi oleh desa-desa di Kecamatan Kintamani, yakni Desa Abang Batudinding, Desa Belantih, Desa Binyan, Desa Bonyoh, Desa Dausa, Desa Kintamani, Desa Subaya dan Desa Pinggan. Selain itu satu desa lainnya yang juga menggelar pilkel yakni Desa Bunutin di Kecamatan Bangli.
Dewa Agung Purnama mengatakan kontestasi politik tingkat desa tahun ini diwarnai oleh kembalinya sejumlah wajah lama. Beberapa petahana (incumbent) kembali maju bertarung, termasuk adanya mantan perbekel yang kembali ikut berkompetisi setelah sempat jeda masa kepemimpinan.
Sementara itu berdasarkan data yang dihimpun, jumlah calon perbekel di sembilan desa bervariasi. Kebanyakan diikuti dua calon seperti Desa Bunutin, Binyan, Bonyoh, Kintamani, Pinggan dan Subaya. Ada juga yang jumlah calonnya tiga, seperti di Desa Abang Batudinding. Sedangkan di Desa Belantih pilkel serentak tahun ini diikuti empat calon.
Dari sembilan desa tersebut, Kintamani menjadi desa dengan pemilih terbanyak yakni 5407 pemilih. Sebaliknya jumlah pemilih paling sedikit ada di Desa Binyan, 267 pemilih. (Dayu Swasrina/balipost)










