
DENPASAR, BALIPOST.com – Libur panjang terkait perayaan Waisak dan Hari Kesaktian Pancasila (Sabtu, Minggu, dan Senin), berpotensi menimbulkan kemacetan di sejumlah lokasi, terutama kawasan wisata. Oleh oleh karena itu, Ditlantas Polda Bali mengambil langkah-langkah strategis, diantaranya mengerahkan Tim Urai Kemacetan (TUC) untuk mengurai macet.
Direktur Lalu Lintas Polda Bali, Kombes Pol. Turmudi, Jumat (29/5) memerintahkan seluruh Satuan Lalu Lintas jajaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan melalui penggelaran personel pada jalur-jalur yang diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan. Fokus pengamanan diarahkan pada kawasan objek wisata, pusat perbelanjaan, jalur utama, titik rawan kemacetan, serta lokasi yang berpotensi terjadi kecelakaan lalu lintas.
Selain melaksanakan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli secara intensif, Ditlantas Polda Bali juga menurunkan personel untuk mem-back up pengamanan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Denpasar dan Polres Badung. Pasalnya diperkirakan menjadi pusat konsentrasi aktivitas masyarakat dan wisatawan selama masa libur panjang.
“Mengantisipasi terjadinya kepadatan arus lalu lintas, Ditlantas Polda Bali juga menyiapkan Tim Urai Kemacetan yang siap bergerak cepat ke lokasi-lokasi yang mengalami peningkatan volume kendaraan. Tim tersebut akan melakukan rekayasa lalu lintas dan langkah-langkah teknis lainnya guna memastikan arus kendaraan tetap lancar,” tegasnya.
Ia berharap masyarakat yang mengalami atau menemukan kemacetan, gangguan arus lalu lintas, maupun membutuhkan bantuan kepolisian selama perjalanan, segera menghubungi layanan Kepolisian 110 yang beroperasi selama 24 jam. Setiap laporan yang diterima akan segera ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan.
Melalui langkah-langkah tersebut, Ditlantas Polda Bali berharap pelaksanaan libur panjang dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Dengan demikian masyarakat maupun wisatawan dapat menikmati perjalanan dengan nyaman selama berada di Bali. (Kerta Negara/balipost)










