
MANGUPURA, BALIPOST.com – Sinyal lonjakan wisatawan di Badung makin terang jelang libur panjang perayaan Iduladha. Dinas Pariwisata Kabupaten Badung memprediksi lonjakan kunjungan wisatawan akan kembali terjadi pada periode libur panjang mendatang.
Proyeksi ini didasarkan pada tren peningkatan signifikan yang tercatat saat long weekend 13–17 Mei 2026 lalu.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, AA Putri Mas Agung, Minggu (24/5), menegaskan bahwa pola kunjungan wisatawan menunjukkan tren yang terus menguat, terutama di kawasan Badung Selatan yang menjadi magnet utama pariwisata. “Berdasarkan data kunjungan pada long weekend periode 13–17 Mei 2026 lalu, sejumlah DTW di Kabupaten Badung mencatat lonjakan kunjungan yang signifikan,” ujarnya.
Ia menyebutkan, Pantai Pandawa, DTW Kawasan Luar Uluwatu, dan Pantai Labuan Sait diprediksi kembali menjadi titik dengan lonjakan kunjungan tertinggi. Ketiga destinasi ini sebelumnya telah menunjukkan performa kunjungan yang konsisten dan cenderung meningkat di setiap momentum libur panjang.
Pantai Pandawa bahkan mencatat lebih dari 6.300 wisatawan dalam satu hari saat puncak kunjungan. Sementara, DTW Kawasan Luar Uluwatu mencapai lebih dari 5.100 wisatawan per hari. “Kami memperkirakan lonjakan kunjungan cukup tinggi pada momentum liburan mendatang. Ya, di beberapa objek wisata yang ada di Badung Selatan,” katanya.
Tak hanya itu, Pantai Labuan Sait juga memperlihatkan kestabilan kunjungan dengan angka di atas 1.000 wisatawan per hari. Kondisi ini memperkuat keyakinan bahwa lonjakan wisatawan akan kembali terulang, bahkan berpotensi lebih tinggi seiring meningkatnya mobilitas wisatawan domestik maupun mancanegara.
Selain kunjungan ke DTW, indikator lain yang memperkuat prediksi ini adalah tingkat hunian hotel yang turut meningkat. Pada periode sebelumnya, okupansi hotel berada di kisaran 70 hingga 80 persen. “Angka ini cukup menggembirakan dan mencerminkan tingginya minat wisatawan untuk bermalam di Badung,” ucapnya.
Dispar Badung juga menilai momentum Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 akan menjadi faktor pendorong tambahan. Ajang promosi pariwisata berskala internasional tersebut diyakini mampu mendongkrak kunjungan wisatawan secara signifikan.
Mengantisipasi lonjakan yang diprediksi semakin tinggi, koordinasi lintas sektor telah dilakukan. Upaya ini difokuskan pada pengaturan lalu lintas, peningkatan layanan, serta memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan di destinasi unggulan. “Kami sudah antisipasi dan berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait. Ini untuk antisipasi lonjakan dan kemacetan di sejumlah ruas di sepanjang jalan menuju obyek wisata tersebut,” tegasnya.
Di sisi lain, suasana di Terminal Tipe A Mengwi, Badung masih terpantau landai. Pergerakan penumpang dan bus AKAP belum menunjukkan peningkatan signifikan. Kondisi ini berbeda dengan pola umum saat libur panjang yang biasanya diikuti peningkatan mobilitas masyarakat. Namun, berdasarkan pantauan di lapangan, situasi terminal masih relatif lengang dengan aktivitas yang berlangsung seperti hari biasa.
Kepala Terminal Tipe A Mengwi, I Dewa Gede Tantara Tesa Putra menegaskan bahwa operasional terminal masih berjalan stabil tanpa perubahan berarti. “Untuk sementara belum ada peningkatan aktivitas yang mencolok. Operasional masih berjalan normal seperti biasa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengelola terminal belum mengambil langkah khusus seperti pembentukan posko terpadu atau penambahan personel. Seluruh layanan masih ditangani oleh petugas yang bertugas rutin setiap harinya.
Saat ini, sebanyak 48 petugas disiagakan setiap hari untuk memastikan pelayanan tetap optimal. Mereka bertugas mengatur arus lalu lintas bus, melayani penumpang, serta menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan terminal. (Parwata/balipost)










