
BANGLI, BALIPOST.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (PMD PPKB) Kabupaten Bangli memastikan seluruh desa yang menyelenggarakan Pemilihan Perbekel (Pilkel) serentak tahun ini telah memiliki bakal calon. Hal itu menyusul terisinya pendaftaran di dua desa yang sebelumnya sempat nihil peminat.
Kadis PMD PPKB Bangli, Dewa Agung Purnama, mengungkapkan bahwa Desa Binyan dan Desa Bonyoh yang semula nihil pendaftar, kini sudah memiliki bakal calon. Desa Binyan lebih dulu mendapatkan pendaftar, disusul Desa Bonyoh yang kini mengantongi dua bakal calon. Desa Bonyoh berhasil mendapat bakal calon pada masa perpanjangan kedua.
“Sekarang sudah semua desa punya bakal calon. Di Desa Bonyoh ada dua orang yang mendaftar, salah satunya adalah perbekel incumbent,” ujar Dewa Agung Purnama, dikonfirmasi Selasa (12/5).
Khusus di Desa Bonyoh, munculnya bakal calon merupakan murni inisiatif masyarakat yang mendorong warga potensial untuk mendaftar. Sementara untuk Desa Binyan, Agung Purnama mengaku Dinas PMD sempat turun ke desa melakukan sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada warga setempat.
Dengan sudah terisinya pendaftar di seluruh desa, kekhawatiran akan penundaan Pilkel di desa tertentu kini dipastikan hilang. Sesuai jadwal, tahapan berikutnya adalah penetapan calon yang akan dilakukan serentak pada 20 Mei 2026.
Sebagaimana yang diketahui sebanyak sembilan desa di Bangli dijadwalkan menggelar Pilkel tahun ini. Kesembilan desa itu didominasi oleh wilayah Kecamatan Kintamani,yakni Desa Abang Batudinding, Desa Belantih, Desa Binyan, Desa Bonyoh, Desa Dausa, Desa Kintamani,Desa Subaya dan Desa Pinggan. Selain itu satu desa lainnya yang juga menggelar pilkel yakni Desa Bunutin di Kecamatan Bangli.
Sesuai jadwal, tahapan pemungutan suara dijadwalkan berlangsung 4 Juni mendatang. Perbekel terpilih dijadwalkan dilantik 21 Juli 2026. (Dayu Swasrina/balipost)










