Dua kelompok pemuda asal NTT saat diamankan di Polsek Densel. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Keributan terjadi di Jalan Hang Tuah, Desa Sanur Kaja, sebelah timur traffic light (TL), Sabtu (2/5) dini hari. Dua kelompok pemuda asal NTT bentrok dan mengakibatkan korban luka. Setelah diamankan di Polsek Denpasar Selatan (Densel), kedua belah pihak sepakat berdamai.

Kapolsek Densel, AKP Agus Adi Apriyoga, Senin (4/5) menyampaikan kejadian tersebut bermula saat dua kelompok pemuda, masing-masing berjumlah sekitar empat orang sempat ribut di kawasan Pantai Sanur. Mereka cekcok hingga berujung pada pemukulan terhadap seorang pemuda.

Baca juga:  Polisi Tunggu Hasil Visum, Jasad Siswi Hamil Masih Dititip di RS

Akhirnya korban dan teman-temannya mengejar para pelaku hingga ke Jalan Hang Tuah. Setibanya di TKP, mereka menabrak motor lawannya dan akhirnya terjadilah bentrokan.

“Warga yang melihat kejadian itu langsung mendatangi lokasi kejadian. Salah satu warga melaporkan kejadian tersebut ke call center 110. Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Denpasar Selatan yang dipimpin pawas (perwira pengawas) segera menuju lokasi,” ujarnya.

Setibanya di TKP, polisi langsung mengamankan kedua pihak yang terlibat keributan. Kedua kelompok dibawa ke Mapolsek Densel. Awalnya beredar informasi awal diduga ada pembegalan. Setelah dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi, kejadian tersebut murni merupakan keributan antar kelompok pemuda yang berujung bentrokan di jalan.

Baca juga:  Polri Pastikan Situasi Kondusif

“Kami luruskan bahwa kejadian tersebut bukan merupakan tindak pidana begal, melainkan kesalahpahaman antar dua kelompok pemuda yang berujung keributan di jalan. Saat ini permasalahan telah diselesaikan secara kekeluargaan,” ujar AKP Agus.

Lebih lanjut, Agus menyampaikan bahwa kedua belah pihak telah sepakat berdamai dan saling memaafkan, serta berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatannya. Pihaknya pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta selalu mengedepankan klarifikasi informasi dan melaporkan setiap kejadian melalui call center 110. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Data Terbaru, Seratusan Orang Meninggal Akibat Bencana Siklon Seroja
BAGIKAN