
SINGARAJA, BALIPOST.com – Made Lestariana kembali dipercaya memimpin Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Buleleng untuk periode 2026–2030. Terpilih untuk ketiga kalinya, Lestariana menegaskan komitmennya melanjutkan kepemimpinan dengan fokus pada peningkatan prestasi atlet dan pembenahan organisasi secara menyeluruh.
Dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) PTMSI Buleleng yang digelar, Sabtu (2/5) di Singaraja, Lestariana meraih dukungan mayoritas dari pemilik suara. Dari 14 suara sah, sebanyak 10 suara memilihnya, sementara 4 suara lainnya diraih kandidat Made Pasek Mudana.
Kepercayaan yang kembali diberikan kepada Lestariana tidak terlepas dari capaian prestasi atlet tenis meja Buleleng dalam beberapa tahun terakhir. Di bawah kepemimpinannya, sejumlah atlet tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mulai menunjukkan kiprah di ajang internasional. Nama-nama seperti Putu Terja Lajuardi, Nyoman Sugita, dan Kadek Siska Pratiwi menjadi bukti perkembangan tersebut.
Dalam laporan pertanggungjawaban yang disampaikan di hadapan perwakilan 20 klub, Lestariana yang juga menjabat sebagai Dirut Perumda Tirta Hita Buleleng memaparkan berbagai capaian serta program pembinaan yang telah dijalankan. Laporan tersebut diterima secara utuh oleh peserta Muskab.
Meski demikian, Lestariana mengakui masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi ke depan. Ia menekankan pentingnya pemetaan atlet di seluruh klub yang tersebar di Buleleng, serta memberikan kesempatan dan porsi yang sama bagi seluruh atlet untuk tampil di berbagai ajang, baik tingkat daerah, nasional, maupun internasional. “Kita akan tetap berbenah ke dalam untuk menyempurnakan progres yang menjadi prioritas, seperti penyiapan atlet secara berjenjang, mulai dari klub hingga ke pengkab,” ujarnya Lestariana.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa salah satu target utama kepengurusan ke depan adalah menyiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027. Apalagi, Kabupaten Buleleng akan bertindak sebagai tuan rumah, sehingga diharapkan mampu meraih sukses sebagai penyelenggara sekaligus dalam prestasi.
Sementara itu, Putu Sudarma, pelatih PTM Sportifo Bestala yang turut menjadi peserta Muskab, menyatakan kepuasan terhadap laporan pertanggungjawaban yang disampaikan. Namun, ia berharap kepengurusan baru dapat lebih memperhatikan pemerataan kesempatan bagi seluruh klub. “Harapannya, semua klub mendapat porsi yang sama, karena potensi atlet di klub-klub juga cukup besar jika diberikan kesempatan,” ujarnya.
Untuk melengkapi struktur organisasi, Muskab juga menetapkan empat formatur yang akan menyusun kepengurusan PTMSI Buleleng untuk empat tahun ke depan. Saat ini, PTMSI Buleleng masih diperhitungkan dalam kancah tenis meja, dengan sejumlah atlet andalan di sektor putra seperti Teja Lajuardi, Nyoman Sugita, Kadek Bryen Darmawangsa, Yoga, dan Ketut Dika. Sementara di sektor putri terdapat Kadek Siska Pratiwi dan Kadek Nindy yang juga berpotensi terus mengukir prestasi. (Nyoman Yudha/balipost)










