Deretan Penjor mulai menghiasi Kota Bangli jelang HUT pada 10 Mei 2024. (BP/Dokumen)

BANGLI, BALIPOST.com – Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bangli tahun ini, bakal dirayakan secara sederhana. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pihak panitia memutuskan untuk tidak menghadirkan artis nasional dalam panggung hiburan rakyat.

Ketua Panitia HUT Bangli, I Wayan Jimat mengatakan, langkah ini diambil sebagai bentuk penyesuaian terhadap kebijakan penghematan dari pemerintah pusat. “Dari sisi penganggaran, kita efisiensi. Dari pemerintah pusat juga seperti itu. Jadi dilaksanakan sangat sederhana,” ujar Jimat, Jumat (24/4).

Baca juga:  BRI Ajak Relawan Bakti BUMN Berpetualang di Desa BRILiaN

Meski dibalut kesederhanaan, rangkaian kegiatan dirancang selama 10 hari dengan pembagian kegiatan pokok dan tambahan. Jimat mengatakan kegiatan pokok meliputi apel peringatan, parade, serta resepsi. Kegiatan tambahan di antaranya kegiatan olahraga, penyerahan bantuan sosial, lomba penjor, hingga pentas kesenian tradisional.

Kadis Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bangli itu menegaskan tidak ada artis nasional dalam daftar pengisi acara tahun ini. Meski tanpa kehadiran artis nasional, masyarakat dipastikan tetap mendapat hiburan musik. Acara hiburan musik akan diisi dengan artis Bali dan lokal Bangli. “Tidak ada artis nasional,” imbuhnya.

Baca juga:  Anggaran Terbatas, Penataan Sungai Tertunda

Sebagaimana yang diketahui HUT kota Bangli diperingati setiap 10 Mei. Pada puncak HUT nanti akan dimeriahkan pertunjukan kolosal bertajuk “Tetenger Agung” yang dibawakan 1.800 siswa SD dan SMP se-Kecamatan Bangli.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bangli, I Komang Pariartha, Kamis (23/4) menjelaskan bahwa pementasan ini menceritakan sejarah lahirnya Bangli sebagaimana tertuang dalam Purana Kehen.

Pertunjukan berdurasi 40–45 menit tersebut akan mengolaborasikan tektekan kulkul, baleganjur, angklung, dan fragmen tari. “Kami melibatkan sekitar 1.800 siswa ditambah 200 guru pendamping,” ujar Pariartha.

Baca juga:  Polres Gianyar Matangkan Strategi Pengamanan Lebaran

Latihan dilakukan secara terpisah di tiap sekolah dengan pendampingan guru seni sesuai dengan pembagian peran yang telah ditetapkan. Rencananya, gladi bersih akan digelar dua kali pada 8 dan 9 Mei di lokasi acara. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN