
MANGUPURA, BALIPOST.com – Persatuan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) Badung terus mematangkan persiapan atletnya jelang berbagai ajang bergengsi. Dua atlet andalan, I Putu Darma Putra dan Nyoman Gita Arthasastra, diproyeksikan tampil pada Kejuaraan Nasional Binaraga 2026 di Manado serta kejuaraan binaraga tingkat dunia di Selangor, Malaysia, Agustus mendatang.
Ketua Umum Persatuan Binaraga dan Fitness Indonesia Kabupaten Badung, Ida Bagus Wisnawa, menegaskan bahwa keikutsertaan dalam dua ajang tersebut menjadi bagian dari strategi pembinaan sekaligus pembuktian kualitas atlet Badung di level yang lebih tinggi.
“Kami bersama PBFI Bali akan berpartisipasi dalam dua kejuaraan ini. Ini menjadi kesempatan bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Menurutnya, pembinaan atlet di Badung tidak dilakukan secara instan. Program jangka panjang terus digalakkan, mulai dari pembibitan hingga peningkatan kualitas latihan guna menciptakan regenerasi atlet yang berkelanjutan.
Kedua atlet yang dipersiapkan bukan tanpa alasan. I Putu Darma Putra dan Nyoman Gita Arthasastra merupakan peraih medali emas pada ajang Porprov Bali 2025. Prestasi tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat ke depan.
Partisipasi di level nasional dan internasional diharapkan mampu meningkatkan jam terbang sekaligus mental bertanding atlet. Tak hanya itu, pengalaman tersebut juga menjadi bekal penting untuk mempertahankan prestasi pada Porprov Bali 2027 yang rencananya digelar di Buleleng.
Pada Porprov Bali 2025 lalu, kontingen binaraga Badung mencatatkan hasil cukup membanggakan dengan raihan total lima medali, terdiri dari dua emas, satu perak, dan dua perunggu. Meski belum berhasil menjadi juara umum, capaian tersebut dinilai sudah memenuhi target yang ditetapkan.
Dengan persiapan yang semakin matang dan dukungan pembinaan berkelanjutan, PBFI Badung optimistis mampu kembali mencetak prestasi, tidak hanya di tingkat daerah tetapi juga mengharumkan nama Bali bahkan Indonesia di kancah internasional. (Suka Adnyana/balipost)










