Ilustrasi bendera Iran dan AS. (BP/Antara)

TEHERAN, BALIPOST.com – Delegasi Iran akan bertemu Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif sebelum dimulainya pembicaraan dengan Amerika Serikat di Islamabad, pada Sabtu (11/4).

Dikutip dari Kantor Berita Antara, delegasi Iran bermaksud untuk menaksir posisi Amerika Serikat dan kepatuhannya terhadap kewajibannya dalam pertemuan hari ini. Setelah itu, Iran akan memutuskan negosiasi.

Delegasi Iran untuk pembicaraan dengan Amerika Serikat dipimpin oleh Ketua Parlemen Iran Mohammad-Bagher Ghalibaf. Delegasi Iran juga termasuk Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Ali Akbar Ahmadian, serta Gubernur Bank Sentral Abdolnaser Hemmati.

Baca juga:  Jumlah Kematian COVID-19 di AS Sudah Lebihi Korban Perang Vietnam

Pembicaraan antara delegasi AS dan Iran diperkirakan berlangsung di Islamabad, dengan Pakistan bertindak sebagai mediator karena Pakistan berharap dapat mencapai perdamaian abadi di Timur Tengah.

CNN melaporkan bahwa pembicaraan tersebut diperkirakan akan dilakukan secara langsung dan melalui perantara.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan dengan Iran tentang gencatan senjata selama dua pekan pada Selasa lalu (7/4). Menlu Araghchi pun telah mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz, yang menyumbang sekitar 20 persen dari pasokan dunia atas minyak, produk petroleum, dan LNG. (kmb/balipost)

Baca juga:  Israel dan Iran Diminta Redakan Ketegangan di Timteng
BAGIKAN