Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian seorang pemuda dilaporkan hilang terseret arus saat perayaan ritual Banyupinaruh di Pantai Purnama, Kecamatan Sukawati, Minggu (5/4) pagi.  (BP/istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Suasana khidmat perayaan ritual Banyupinaruh di Pantai Purnama, Kecamatan Sukawati, berubah menjadi kepanikan, Minggu (5/4) pagi. Seorang pemuda dilaporkan hilang terseret arus saat berusaha menyelamatkan rekannya yang tenggelam.

​Kepala Pelaksana BPBD Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba, didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik, IGN Dibya Presasta, mengonfirmasi bahwa musibah tersebut terjadi sekitar pukul 07.40 WITA di tengah keramaian warga yang melakukan aktivitas mandi laut (penglukatan).

​Peristiwa bermula saat korban pertama, Kadek Raditya (18), warga Banjar Kebalian, sedang mandi di laut namun tiba-tiba terseret arus kuat hingga hampir tenggelam. Melihat kejadian tersebut, Agus Suarsa Dharma (27), warga Banjar Telabah, secara heroik berusaha memberikan pertolongan.

Baca juga:  Massa Aksi "Bali Tidak Diam" Suarakan 33 Tuntutan: Bubarkan DPR hingga Pecat Pimpinan Polri

​”Korban pertama (Kadek Raditya) berhasil diselamatkan dan saat ini sudah mendapatkan perawatan medis di RSU Kasih Ibu Saba. Namun nahas, korban kedua (Agus Suarsa Dharma) yang berniat menolong justru ikut terseret arus dan hilang hingga saat ini,” ujar Ida Bagus Putu Suamba.

​Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan telah dikerahkan secara maksimal untuk menyisir perairan Pantai Purnama. Unsur-unsur yang terlibat dalam operasi pencarian ini meliputi Basarnas (SAR) Denpasar (9 personel dari Jimbaran), Polairud Polres Gianyar, Balawista BPBD Gianyar, ​Polsek Sukawati, Dukungan dari TNI (Babinsa) serta tokoh masyarakat setempat.

Baca juga:  Trend Kesembuhan Pasien COVID-19 di Buleleng Meningkat

​Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, IGN Dibya Presasta, menambahkan bahwa pencarian awal telah dilakukan menggunakan perahu di sekitar titik koordinat hilangnya korban.

​”Kami memperluas area pencarian dengan bantuan tim Basarnas yang membawa peralatan lengkap. Kondisi di lapangan terpantau kondusif, namun arus laut memang cukup menantang,” jelas Dibya Presasta.

​Pihak BPBD Gianyar mengimbau kepada seluruh masyarakat yang masih melakukan aktivitas di sepanjang pesisir pantai untuk tetap waspada dan memperhatikan rambu-rambu serta instruksi dari petugas Balawista, terutama saat cuaca atau arus laut sulit diprediksi.

Baca juga:  Tradisi Dus-dusan Warga Pesisir Utara Tuban

Laporan perkembangan pencarian Agus Suarsa Dharma akan disampaikan secara berkala oleh Tim SAR Gabungan di lokasi kejadian.(Wirnaya/balipost)

 

BAGIKAN