Dokumen - Penumpang di Bandara Ngurah Rai. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali terus menunjukkan peningkatan signifikan pascaperayaan Nyepi dan memasuki periode arus balik Lebaran 2026. Lonjakan pergerakan penumpang diprediksi mencapai puncaknya pada Sabtu (28/3) atau H+6 Lebaran.

Pihak bandara mengoperasikan Posko Angkutan Lebaran 2026 selama 18 hari, yang berlangsung hingga 30 Maret 2026. Selama periode tersebut, jumlah pergerakan penumpang diperkirakan menembus angka 73 ribu orang.

Communication and Legal Division Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan trafik.

“Puncak arus penumpang setelah Lebaran diprediksi terjadi pada Sabtu (28/3) atau H+6 Lebaran. Posko Angkutan Lebaran 2026 yang beroperasi hingga 30 Maret 2026 diprediksi pergerakan penumpang mencapai sebanyak 73 ribu orang,” ujarnya.

Baca juga:  Terseret Arus di Pantai Cucukan Masceti Gianyar, Empat Remaja Berhasil Diselamatkan

Selain peningkatan jumlah penumpang, maskapai juga mengajukan penambahan jadwal penerbangan atau extra flight guna mengakomodasi tingginya permintaan perjalanan udara. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 401 pengajuan extra flight, yang terdiri dari 390 penerbangan domestik dan 11 penerbangan internasional.

Penambahan tersebut berdampak pada ketersediaan kursi, yakni bertambah 72.076 kursi untuk rute domestik dan 2.552 kursi untuk rute internasional. Langkah ini diharapkan mampu mengurai kepadatan serta memberikan lebih banyak pilihan jadwal bagi penumpang.

Eka Sandi juga mengungkapkan aktivitas penerbangan di Bandara Ngurah Rai kembali normal setelah penutupan selama 24 jam dalam rangka Hari Raya Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1948. Bandara resmi membuka operasional pada Jumat (20/3) pukul 06.00 Wita dan langsung melayani penerbangan domestik maupun internasional.

Baca juga:  Mudik Gratis Dengan Kapal, Kemenhub Anggarkan Rp 20 miliar

“Kami memastikan seluruh personel telah siap di posisinya masing-masing sebelum operasional dimulai. Penerbangan pertama pasca Nyepi berjalan sesuai jadwal tanpa kendala teknis yang berarti,” katanya.

Pergerakan penumpang mulai terlihat di terminal domestik dan internasional sejak pagi. Berdasarkan jadwal, maskapai Citilink dan Hong Kong Airlines menjadi yang pertama mengawali aktivitas penerbangan.

Untuk sektor domestik, penerbangan Citilink QG 692 rute Surabaya–Denpasar tercatat sebagai kedatangan pertama yang mendarat pukul 06.52 Wita. Sementara itu, penerbangan Citilink QG 691 rute Denpasar–Surabaya menjadi keberangkatan pertama yang lepas landas pukul 08.10 Wita.

Di sektor internasional, Hong Kong Airlines HX 707 dari Hong Kong tiba pukul 06.58 WITA sebagai penerbangan perdana. Adapun penerbangan Hong Kong Airlines HX 706 rute Denpasar–Hong Kong berangkat pukul 09.00 Wita.

Baca juga:  Segini Jumlah Desa di Bali Sudah Salurkan BLT-DD

Selama masa penutupan sejak Kamis (19/3) hingga Jumat pagi, kondisi di area bandara tetap aman dan tertib. Meski operasional komersial dihentikan, pihak pengelola tetap menyiagakan personel inti untuk mengantisipasi keadaan darurat serta menjaga fasilitas vital.

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama dari seluruh pihak, termasuk maskapai, ground handling, dan tentu saja masyarakat serta wisatawan yang telah menghormati kekhusyukan hari suci ini. Kondisi di lingkungan bandara selama 24 jam terakhir terpantau aman dan tertib,” tambahnya.

Eka Sandi menghimbau calon penumpang untuk selalu memeriksa jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai guna menghindari kendala perjalanan.(Parwata/balipost)

BAGIKAN