Penggemar Vespa melakukan aksi bersih-bersih di Pantai Masceti. (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Kawasan Pantai Masceti, Blahbatuh, bersiap menjadi lautan skuter. Belasan ribu penggemar Vespa dari seluruh penjuru Nusantara dipastikan akan memadati agenda perayaan 30 Tahun Dewata Scooter Club (DSC) Bali yang berlangsung selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 Maret 2026.

Mengusung semangat integritas, ratusan klub yang hadir dijadwalkan akan mendeklarasikan komitmen bersama untuk menjaga persaudaraan sebagai insan otomotif.

Ketua Panitia 30 Tahun DSC Bali, I Nyoman Trio Oka Sukarma, menjelaskan bahwa konsistensi selama tiga dekade bukanlah hal yang mudah bagi sebuah komunitas. Menurutnya, integritas menjadi fondasi utama yang membuat DSC Bali tetap berdiri kokoh hingga saat ini.

Baca juga:  BKK Badung Difokuskan Atasi Jalan Rusak di Klungkung

“Tidak semua komunitas mampu bertahan selama ini. Perjalanan panjang kami penuh dengan cerita perjuangan dan kebersamaan. Kami tetap tegak karena satu hal yang selalu dijaga, yaitu integritas,” ujar Trio Oka, Selasa (24/3).

Kemeriahan satu dekade ketiga DSC Bali ini akan diisi dengan beragam aktivitas yang memadukan hobi dan kepedulian sosial. Sebagai pembuka, para anggota akan melakukan aksi bersih-bersih Pantai Masceti serta kegiatan donor darah.
Bagi para kolektor dan pecinta modifikasi, panitia telah menyiapkan Museum Vespa dan kontes Vespa berbagai kategori.

Baca juga:  Musim Hujan, Pantai Kelating Kerap Dipenuhi Sampah Kiriman

Sisi hiburan juga tidak kalah menarik, dengan panggung musik yang akan menampilkan deretan grup band ternama dari Bali maupun Ibu Kota selama dua hari penuh.

Presiden Vespa Club Indonesia (VCI) sekaligus pendiri DSC Bali, I Wayan Ekayana, menegaskan bahwa DSC Bali bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan rumah bagi para anggotanya. Ia mengingatkan kembali kesuksesan besar DSC saat mengawal Vespa World Day 2022 yang menjadi magnet wisatawan dunia ke Bali.

Baca juga:  Cium Bau Menyengat, Warga Temukan Jasad Manusia Tak Utuh Terdampar di Pantai Ceningan

“Kita tidak hanya menjaga mesin skuter tetap hidup, tetapi juga menjaga nilai persaudaraan, saling menghormati, dan konsisten menjaga nama baik klub,” kata Ekayana.

Menjelang puncak acara, ia mengajak seluruh skuteris yang hadir untuk mengedepankan semangat tanggung jawab dan kebanggaan terhadap komunitas masing-masing. “Mari kita lanjutkan perjalanan ini dengan penuh integritas,” pungkasnya.(Wirnaya/balipost)

BAGIKAN