Menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 yang jatuh pada Jumat (19/3), umat Hindu di Kabupaten Buleleng menggelar upacara Tawur Kasanga. Upacara kali ini dipusatkan di Catus Pata, Singaraja. (BP/yud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 yang jatuh pada Jumat (19/3), umat Hindu di Kabupaten Buleleng menggelar upacara Tawur Kasanga. Upacara kali ini  dipusatkan di Catus Pata, Singaraja.

Upacara kali ini dipuput oleh Tri Sadaka, yakni Ida Sri Bhagawan Rama Sogata, Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Surya, Ida Pedanda Duangga Purdasa Kemenuh, Ida Pandita Mpu Manik Jaya Kerti, serta Ida Rsi Bhagawan Yoga Mimba.

Kelian Desa Adat Buleleng, Nyoman Sutrisna, Kamis (18/3)  menjelaskan bahwa Tawur Kasanga merupakan bagian penting dalam rangkaian Hari Raya Nyepi. Ritual ini bertujuan untuk menyucikan bhuana alit dan bhuana agung sehingga tercipta keseimbangan di antara keduanya.

Baca juga:  Setelah Ratusan Tahun Silam, Desa Adat Karangasem Kembali Gelar Karya Agung

Mengacu pada Lontar Sang Hyang Aji Swamandala, upacara ini juga dimaknai sebagai upaya mengembalikan keharmonisan alam dari berbagai bentuk kekotoran spiritual.

“Mudah-mudahan vibrasi positif tumbuh setelah penyucian bhuana agung dan bhuana alit. Dalam keheningan dan kesucian, akan lahir kesejahteraan bagi semua,” ujar Sutrisna.

Sementara itu, Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Caka sebagai momentum refleksi diri. Terlebih, perayaan Nyepi tahun ini berdekatan dengan Hari Raya Idul Fitri, sehingga memperkuat nilai toleransi antarumat beragama.

Baca juga:  Jelang Tawur Kasanga, Krama Desa Adat Buleleng Laksanakan Tradisi Mapepada

“Ini saat yang tepat untuk melakukan introspeksi dan menjaga harmonisasi dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.

Sebelumnya, rangkaian upacara telah diawali dengan prosesi mapepada, yakni ritual penyucian hewan kurban sebagai sarana yadnya. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan penuh makna.

Di sisi lain, arus lalu lintas di kawasan Catus Pata turut dialihkan. Dinas Perhubungan bersama Polres Buleleng melakukan penutupan di Jalan Veteran, Singaraja. Kendaraan yang menuju Denpasar maupun sebaliknya diarahkan melalui Jalan Ngurah Rai dan Jalan Gajah Mada.

Baca juga:  Pemprov Bali–Pemprov NTT Tegaskan Komitmen Jaga Harmoni Kehidupan Bersama

Penutupan ini akan berlangsung hingga malam hari, mengingat kawasan Catus Pata juga digunakan sebagai lokasi parade ogoh-ogoh yang menjadi bagian tak terpisahkan dari rangkaian perayaan Nyepi. (Nyoman Yudha/balipost)

BAGIKAN