
BANGLI, BALIPOST.com – Jelang Nyepi, sembilan banjar di Desa Yangapi, Tembuku, mengikuti parade ogoh-ogoh yang digelar di Lapangan Desa Adat Metra, Desa Yangapi Minggu (15/3) sore. Kegiatan itu merupakan bagian dari rangkaian Yangapi Culture and Creative (YACA) Festival yang diselenggarakan oleh Gerakan Pemuda Bersatu (Gerbas) dan Karang Taruna Desa Yangapi.
Ketua Panitia YACA Festival, I Nengah Guna Ariawan, menjelaskan bahwa parade ogoh-ogoh ini berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama, Sabtu (14/3), parade diikuti oleh peserta dari tiga SMP, sementara hari kedua dikhususkan untuk peserta dari sembilan banjar di wilayah setempat. Kegiatan ini murni bersifat parade dan tidak dilombakan.
“Kami tidak mengatur secara spesifik mengenai tema maupun ukuran ogoh-ogoh untuk memberikan kebebasan kreativitas bagi peserta,” ujar Guna Ariawan.
Selain sebagai wadah pelestarian seni budaya, Guna Ariawan menyebutkan bahwa acara ini bertujuan memberikan pengalaman bagi anak muda dalam mengelola organisasi dan penyelenggaraan acara secara mandiri. “Tujuannya sebagai wadah sekaligus pembelajaran bagi anak muda dalam menyelenggarakan acara. Konsepnya dari anak muda untuk anak muda,” tambahnya.
Ke depan, pihak panitia membuka peluang untuk memperluas jangkauan festival dengan melibatkan desa lain. “Astungkara, jika diberikan kesempatan,” imbuhnya. (Dayu Swasrina/balipost)










