Petugas melaksanakan pengamanan jalur melasti Desa Adat Serongga, Minggu (15/3). (BP/istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Ribuan krama Desa Adat Serongga memadati jalur menuju pesisir selatan dalam rangka melaksanakan upacara melasti ke Pantai Lebih, Kecamatan Gianyar, Minggu (15/3). Guna memastikan kelancaran ritual suci tersebut, personel Polsek Gianyar dikerahkan untuk melakukan pengamanan ketat di sepanjang rute prosesi.

​Iring-iringan yang diperkirakan diikuti oleh sekitar 5.000 warga ini jalan kaki sejauh kurang lebih 5 kilometer. Mengingat jumlah massa yang besar, sinergi pengamanan menjadi kunci utama menjaga kondusivitas wilayah.

Baca juga:  Temuan Mayat di Pantai Lebih Teridentifikasi

​Pengamanan di lapangan dipimpin Bhabinkamtibmas Desa Serongga, Aiptu Gusti Ketut Sarya didampingi Babinsa Kopka I Komang Sudarnita. Keduanya bekerja sama bahu-membahu dengan pacalang setempat untuk mengatur pergerakan warga.

​Fokus pengamanan tidak hanya tertuju pada iring-iringan, tetapi juga pada titik-titik rawan kemacetan, terutama di simpang empat Lebih yang memotong jalur utama Jalan Bypass Ida Bagus Mantra. Petugas melakukan rekayasa lalu lintas sementara saat rombongan melintas guna mencegah terjadinya penumpukan kendaraan.

Baca juga:  Beraktivitas Lagi, Pedagang di Pesisir Pantai Lebih Tunggu Air Surut

​Setibanya di Pantai Lebih, rangkaian upacara pamelastian berlangsung dengan khidmat. Ritual dipuput oleh Jro Mangku Kahyangan Tiga dan Sakenan, yang kemudian dilanjutkan dengan persembahyangan bersama oleh seluruh krama di kawasan pantai. ​Usai prosesi di pantai, warga kembali berjalan kaki menuju Pura Puseh Desa lan Bale Agung Desa Serongga untuk melanjutkan rangkaian upacara berikutnya.

​Kapolsek Gianyar, Kompol I Made Adi Suryawan, S.H., M.M., menegaskan bahwa kehadiran kepolisian dalam kegiatan adat merupakan bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat. ​

Baca juga:  BB Alami Penurunan, Warga Peru Divonis Cuma 10 Tahun

“Kami bersama unsur terkait melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas guna memastikan kegiatan adat Melasti berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kompol Adi Suryawan.

​Hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir, situasi dilaporkan tetap kondusif. Kedisiplinan krama dalam mengikuti arahan petugas dan pacalang menjadi faktor utama kelancaran upacara besar ini. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN