Ribuan warga Desa Adat Temesi melaksanakan prosesi Upacara Melasti menuju Pantai Siyut, Desa Tulikup, Senin (16/3). (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 di wilayah hukum Polsek Gianyar mulai memasuki tahapan sakral. Ribuan warga Desa Adat Temesi melaksanakan prosesi upacara melasti menuju Pantai Siyut, Desa Tulikup, Senin (16/3).

Guna memastikan kelancaran upacara tersebut, personel Bhabinkamtibmas Desa Temesi, Aiptu Ngakan Gede Sukrayana, S.H., bersama Babinsa Serka I Dewa Putu Jana, bersinergi dengan jajaran Pecalang Desa Adat Temesi untuk melakukan pengawalan dan pengamanan jalur.

Baca juga:  Senderan Pantai Hancur, Warga Kesulitan Gelar Upacara Melasti

Iring-iringan sesuhunan Pura Kahyangan Tiga dan Kahyangan Desa berangkat dari Pura Desa/Bale Agung Temesi sekitar pukul 05.00 WITA. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, dengan estimasi mencapai 1.500 orang pamedek yang mengikuti iring-iringan tersebut.

Mengingat banyaknya peserta, mobilisasi massa menggunakan sarana transportasi yang cukup besar, di antaranya 10 unit kendaraan truk, 15 unit minibus, 250 unit sepeda motor, Petugas gabungan tampak bersiaga di sejumlah titik persimpangan rawan kemacetan untuk mengatur arus lalu lintas.

Baca juga:  Dewan Pertanyakan Penyegelan Rumah Pintar

Selain pengamanan fisik, petugas juga aktif memberikan imbauan agar warga tetap tertib di jalan raya, tidak saling menyalip, dan mengutamakan keselamatan demi menghindari kecelakaan lalu lintas.

Kapolsek Gianyar, Kompol I Made Adi Suryawan, S.H., M.M., menegaskan kehadiran personel TNI-Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen pelayanan prima, khususnya dalam mendukung kelancaran kegiatan keagamaan.

“Kami bersinergi dengan TNI dan Pecalang untuk memastikan prosesi Melasti masyarakat Desa Temesi berjalan tertib, aman, dan lancar. Ini adalah bagian dari upaya kami menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif selama rangkaian Hari Suci Nyepi,” ujar Kompol Adi Suryawan.

Baca juga:  KPK dan Gubernur Koster Bersinergi Tingkatkan Pendidikan Antikorupsi Lewat Desa Adat

Seluruh rangkaian prosesi berjalan dengan khidmat dan aman. Rombongan dilaporkan telah kembali ke Pura Desa Temesi sekitar pukul 08.00 WITA, dan arus lalu lintas di jalur yang dilalui kembali terpantau normal. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN