
NEGARA, BALIPOST.com – Petugas gabungan dari Polres Jembrana bersama Satpol PP Kabupaten Jembrana kembali merazia sejumlah tempat hiburan malam (THM) yang masih beroperasi selama bulan Ramadan, Kamis (5/3) malam. Sidak digelar sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Jembrana agar tetap kondusif menjelang hari raya Nyepi dan Idul Fitri.
Operasi gabungan ini menyasar sedikitnya 17 kafe yang berada di wilayah Desa Delod Berawah. Selain mengecek aktivitas usaha hiburan malam, petugas juga melakukan pendataan terhadap penduduk pendatang yang diduga belum melengkapi administrasi kependudukan sesuai ketentuan.
Selain kependudukan, petugas dari Polres turut melakukan pengecekan guna mengantisipasi potensi penyalahgunaan narkotika, peredaran minuman keras, hingga kepemilikan senjata api maupun senjata tajam yang berpotensi mengganggu keamanan.
Hasilnya, dari sidak di 17 kafe tersebut, petugas menjaring sebanyak 82 orang yang diketahui melanggar Peraturan Daerah terkait administrasi kependudukan. Mereka tidak dapat menunjukkan Surat Keterangan Penduduk Non Permanen dari desa atau kelurahan setempat. Sebanyak 79 orang merupakan pendatang dari luar Bali, sementara tiga orang lainnya tercatat sebagai warga setempat di Kabupaten Jembrana.
Kasat Samapta Polres Jembrana, I Putu Darma Santika, mengatakan razia ini dilakukan bersama Satpol PP guna memastikan kondisi keamanan tetap terjaga menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi.
“Untuk sementara tidak ditemukan barang mencurigakan seperti senjata tajam maupun bahan berbahaya lainnya. Kami berharap melalui kegiatan ini situasi keamanan selama bulan puasa tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Jembrana, I Ketut Jaya Wirata, mengatakan pihaknya menindaklanjuti pelanggaran administrasi yang ditemukan dalam razia tersebut.
“Kami menyasar 17 kafe dan dari hasil pemeriksaan mengamankan 82 orang. Sebanyak 79 orang merupakan warga luar Bali dan tiga orang lainnya warga Jembrana,” jelasnya.
Pihaknya menegaskan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala selama menjelang hari raya. Langkah ini diharapkan mampu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Jembrana agar tetap kondusif menjelang hari raya. (Surya Dharma/balipost)










