Anggota Polsek Kutsel melaksanakan pemantauan di objek wisata Tanah Barak, Desa Kutuh. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Tempat hiburan malam (THM) menjamur di wilayah Kuta Selatan (Kutsel). Dampak negatifnya, sering terjadi gangguan kamtibmas, terutama perkelahian. Bahkan, muncul kasus WNA jadi korban rudapaksa. Oleh karena itu, pihak kepolisian mengimbau pengelola THM untuk meningkatkan pengawasan, khususnya saat bubaran pengunjung.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya, Sabtu (1/8), menjelaskan, polresta bersama Polsek Kutsel terus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas di kawasan THM. Hal ini mengingat wilayah Kutsel merupakan salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Baca juga:  Ketiga Kalinya dalam 2 Pekan, "Sweeping" Kafe di Delodberawah

“Pengawasan tidak hanya dilakukan saat operasional tempat hiburan berlangsung, tetapi juga pada jam-jam rawan, terutama saat pengunjung mulai meninggalkan lokasi hingga dini hari,” tegasnya.

Petugas melaksanakan patroli rutin dan skala besar pada titik-titik yang dianggap rawan, termasuk di sekitar kawasan THM, akses jalan menuju hotel, area parkir, serta lokasi yang berpotensi menjadi tempat terjadinya tindak kriminal.

Polisi juga menjalin koordinasi dengan pengelola tempat hiburan, petugas keamanan, pecalang, serta unsur terkait lainnya agar segera melaporkan apabila ditemukan situasi yang berpotensi mengganggu keamanan.

Baca juga:  Sejumlah Siswa SMP di Kutsel Diamankan Trek-trekan, Ortu Ngaku Kaget

Terkait adanya beberapa kasus yang melibatkan warga negara asing sebagai korban tindak pidana, kepolisian mengimbau seluruh pengelola THM agar meningkatkan pengawasan terhadap kondisi pengunjung, terutama WNA dalam pengaruh minuman beralkohol, serta memastikan tersedianya sistem pengamanan dan CCTV yang berfungsi dengan baik.

Pihaknya juga mengajak masyarakat dan wisatawan untuk tetap waspada, tidak bepergian sendirian dalam kondisi rentan. Segera menghubungi pihak kepolisian melalui hotline 110 apabila membutuhkan bantuan atau melihat adanya potensi tindak kriminal.

Baca juga:  Pembangunan Sport Centre di Kutsel akan Gunakan Lahan Normalisasi Pesisir Tanjung Benoa

“Polresta Denpasar bersama polsek jajaran berkomitmen memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat dan wisatawan saat beraktivitas,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN