
NEGARA, BALIPOST.com – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jembrana menegaskan pengaturan kegiatan belajar mengajar pada momentum libur Tahun Baru Imlek yang dirangkai dengan awal bulan Ramadan 1447 Hijriah. Sebelumnya Disdikpora Jembrana telah menerima Surat Edaran Bersama tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan akhir pekan lalu.
Kepala Disdikpora Jembrana, I Gusti Putu Anom Saputra, Senin (16/2) mengatakan SE bersama tiga menteri terkait pembelajaran selama bulan Ramadan hingga libur Idul Fitri dan Nyepi, sudah ada. Dinas akan menyesuaikan terutama di jenjang Pendidikan tingkat dasar dan menengah. “Kami masih buatkan edaran penegasan (SE bersama) dari kita (dinas),” katanya.
Sesuai dengan SE bersama tiga menteri tersebut, pada tanggal 15 hingga 20 Februari 2026, siswa menikmati masa libur yang beririsan dengan perayaan Imlek dan persiapan memasuki awal puasa. Pada rentang 15 sampai 20 Februari menjadi masa transisi libur Imlek sekaligus awal Ramadan. Ketentuan pemerintah pusat dan memastikan sekolah menyesuaikan jadwal.
Berdasarkan SE bersama tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan 1447 H/2026 M, pada 18–21 Februari 2026, kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara mandiri di rumah, tempat ibadah maupun di lingkungan masyarakat sesuai penugasan dari sekolah.
Sehingga hingga akhir pekan ini, sekolah libur.
Selama masa tersebut, siswa diimbau tetap melakukan aktivitas positif bersama keluarga, tanpa dibebani tugas berlebihan. Sekolah juga diminta tidak memberikan penugasan yang memberatkan atau memerlukan biaya tambahan. Hal serupa juga berlaku untuk sekolah yang berada di bawah Kementerian Agama.
Kepala Seksi Bidang Pendidikan Islam Kemenag Jembrana, Hendra Sidratul Aziz, untuk sekolah mengikuti SE bersama tersebut. Bagi siswa yang belajar di rumah untuk mempererat kebersamaan keluarga sekaligus mempersiapkan diri secara spiritual menyambut bulan suci.
Meski libur, anak-anak tetap diarahkan pada kegiatan yang membangun karakter dan kedisiplinan. Sementara itu, libur bersama Idulfitri ditetapkan pada 16–20 Maret 2026 dan dilanjutkan 23–27 Maret 2026. (Surya Dharma/balipost)










