AMBROL - Seorang warga melihat pondasi rumah yang ambrol di Jalan A Yani Utara Gang Wahyu, Denpasar, Kamis (12/2). Ambrolnya senderan dan pondasi ini mengakibatkan akses kos-kosan sulit dilintasi. (BP/Eka Adhiyasa)

 

DENPASAR, BALIPOST.com – Bencana pada musim hujan masih terjadi di Denpasar. Kali ini salah satu parit pada perumahan di Gang Wahyu, Jalan Ayani Utara jebol pada Kamis (12/2/2026) sore. Akibatnya ada 2 rumah tidak bisa diakses oleh penghuninya yang sekitar 14 orang terdampak bencana tersebut.

Menurut Kepala BPBD Kota Denpasar Ida Bagus Joni Arimbawa saat ditemui di lokasi mengatakan, akibat parit yang jebol menarik pondasi rumah disebelahnya. Kondisi ini menutup akses ke kos-kos an di belakang pondasi yang jebol tersebut.

Baca juga:  Karena Ini, Radikalisme Tak Bisa Berkembang di Indonesia

Selain itu rumah yang pondasinya jebol juga tidak berani ditempati yang membuat pemilik rumah harus mengungsi. “Jadi disini ada 4 KK yang terdampak, 3 KK merupakan warga yang ngekost, dan 1 KK pemilik rumah. Untuk KK yang ngepost ada sekitar 10 anggota keluarga. Sementara pemilik rumah ada sekitar 4 anggota,” terang Ida Bagus Joni.

Dia mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun dari sisi penanganannya disebut cukup sulit. “Jika menggunakan alat berat dari PU, takutnya ada getaran kemudian rumah bisa roboh,” terangnya.

Baca juga:  Kantor Hypernet Bali Diresmikan

Opsi kedua kata dia, dengan cara manual menggunakan bambu atau pengguat untuk menahan bangunan yang jebol. Namun cara kerja ini cukup sulit beresiko. Pihaknya mengaku akan meminta bantuan warga sekitar termasuk pemilik rumah untuk membantu secara manual membersihkan parit serta memperlancar aliran air. (Widiastuti/balipost)

 

BAGIKAN