Pembukaan TMMD ke 127 di Kecamatan Mendoyo dihadiri Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Selasa (10/2.  (BP/istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan bertindak sebagai inspektur upacara dalam Pembukaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dipusatkan di Lapangan SMAN 2 Mendoyo, Desa Penyaringan, Selasa (10/2).

Program yang mengusung tema “Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa” ini menjadi momentum penguatan sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam mengakselerasi pembangunan di wilayah pedesaan.

Bupati Kembang, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi pelaksanaan TMMD di Kabupaten Jembrana. Ia menilai program ini memberikan hasil yang luar biasa, baik dari sisi fisik maupun sosial.

Baca juga:  "Kumenyar Rumning Pura” Warnai Apel HUT ke-14 Ibu Kota Mangupura

“Saya ucapkan terima kasih banyak. Pelaksanaan TMMD di Jembrana selama belasan tahun terakhir menunjukkan hasil luar biasa. Yang paling penting adalah kemanunggalan TNI, Polri dengan masyarakat; inilah kekuatan kita untuk membangun Jembrana ke depan,” ujar Bupati.

Pihaknya  menyoroti efisiensi anggaran dalam program ini. Menurutnya, proyeksi nilai pembangunan melalui skema TMMD jauh lebih ekonomis dibandingkan proyek reguler, namun dengan kualitas yang tetap terjaga.

“Kegiatan non-fisik juga berjalan sangat baik, mulai dari seminar hingga bedah rumah. Ini bukti riil kolaborasi nyata di lapangan,” tambahnya.

Baca juga:  Sekda Dewa Indra Dorong Jajarannya Percepat Digitalisasi Birokrasi

Wadansatgas TMMD ke-127, Kapten Inf Abdul Wahid, menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk membantu Pemerintah Daerah dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Menurutnya, TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat sebagai kekuatan pertahanan wilayah.

“Kami fokus pada dua sasaran utama. Secara fisik, prioritas kami adalah pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.373 meter di Banjar Yeh Buah yang menghubungkan Desa Penyaringan dengan Desa Yeh Embang Kauh,” terang Kapten Abdul Wahid.

Baca juga:  Jumlah Pencari Kerja di Badung Capai 1.150 Orang, Ini Langkah Pemkab

Ia menambahkan bahwa selain akses jalan, TNI juga membangun Dinding Penahan Tanah, dua buah plat duiker, serta sasaran tambahan seperti bedah rumah, pembuatan sumur bor, hingga rehabilitasi tempat ibadah dan pos kamling.

Sementara itu, untuk sasaran non-fisik, Kapten Abdul Wahid menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia melalui berbagai penyuluhan. “Kami juga memberikan edukasi terkait bela negara, bahaya narkoba, hingga kolaborasi dengan instansi terkait untuk percepatan penurunan stunting di desa ini,” pungkasnya. (Adv/balipost)

BAGIKAN